Simak tips untuk kamu yang suka membuat kue kering dan ingin menghasilkan uang jutaan rupiah.
Bagikan:

“Aturan paling sederhana dalam bisnis adalah jika kamu mengerjakan hal yang paling mudah terlebih dahulu. Maka sebenarnya kamu telah membuat banyak kemajuan.” – Mark Zuckerberg.

Bisnis kue merupakan salah satu jenis usaha yang paling banyak digemari para pebisnis kuliner. Tidak hanya dijalankan oleh kaum hawa, nyatanya banyak pengusaha kue dijalankan oleh pria. Sekilas, usaha ini tampak kurang menyakinkan karena hanya ramai di saat tertentu saja, seperti Hari Raya Idul Fitri dan Natal. Faktanya, di hari biasa kue kering masih diminati, meskipun angka penjualannya tidak setinggi di hari raya.

Keuntungan Bisnis Kue, Semanis Rasanya

Kalau kamu berniat untuk memulai bisnis dengan modal kecil maka usaha kue dapat dijadikan pilihan. Terlebih jika kamu memiliki kemampuan di bidang kuliner. Manfaatkan keterampilan tersebut untuk meraih pundi-pundi rupiah.

Serupa dengan bisnis lainnya, usaha kue menawarkan keuntungan yang menggiurkan. Agar kamu lebih yakin, yuk simak keunggulan usaha kue kering berikut ini.

  • Modal kecil. Dengan modal di bawah Rp5.000.000,00 kamu sudah bisa menjalankan usaha kue.
  • Tidak perlu menyewa tempat. Kamu bisa membuat kue kering di rumah menggunakan alat seadanya.
  • Pangsa pasar luas. Sebagian besar orang, baik tua maupun muda menyukai kue kering untuk camilan.
  • Risiko kerugian rendah. Daya tahan kue kering cukup panjang, tidak mudah basi.
  • Keuntungan besar. Kamu dapat meraup keuntungan mulai dari Rp5.000,00 sampai Rp10.000,00 setiap toples. Semakin banyak kue kering yang kamu jual, keuntungan pun semakin besar.

Tips Agar Sukses Jualan Kue Kering

Kendati menghasilkan keuntungan yang besar, tetapi tingkat persaingan usaha kue kering cukup tinggi. Jika kamu menjalankan usaha ini tanpa persiapan apa pun, bukan tidak mungkin kamu akan mengalami kegagalan di tengah jalan. Agar terhindar dari hal buruk tersebut, terapkan sejumlah tips sukses jualan kue kering berikut ini.

1. Buat Rencana

Sebuah bisnis tidak akan berjalan tanpa rencana yang matang. Rencana akan memudahkan kamu untuk mengambil keputusan. Termasuk membantu kamu mengatasi berbagai hambatan selama menjalankan bisnis kue.

2. Target Market

Menentukan target market yang tepat dapat meningkatkan persentase keberhasilan usaha kue kering. Kamu harus jeli melihat peluang yang ada. Jangan pernah memaksakan diri menembus pasar yang sulit terjangkau untuk mencegah kerugian. Sebaiknya, pilih pasar yang masih memiliki kemungkinan untuk terus berkembang dengan tingkat persaingan yang minim.

3. Siapkan Modal

Modal sangat penting untuk kelangsungan usaha yang kamu jalankan. Tanpa modal, kamu akan kesulitan melalukan apa pun karena semua serba terbatas. Usaha pun tidak akan maksimal. Sebenarnya, berbisnis tidak harus menghabiskan banyak modal, dengan dana minim pun kamu masih bisa berjualan kue. Kamu bisa memanfaatkan asset yang kamu miliki, contohnya emas, untuk dijadikan modal usaha. Bukan langsung menjualnya, tetapi digadaikan dan bisa kamu dapatkan kembali saat keuntungan sudah didapatkan.

Pegadaian punya layanan yang bisa kamu manfaatkan untuk mendapatkan modal. Kamu bisa memilih layanan Krasida yang menyediakan kredit bulanan untuk keperluan produktif dengan jaminan emas. Kamu bisa mendapatkan pinjaman mulai dari 1 juta yang bisa kamu manfaatkan sebagai modal usaha pembuatan kue kering. Untuk mengajukan layanan ini, kamu hanya perlu membawa fotokopi kartu identitas dan barang jaminan emas perhiasan maupun batangan.

4. Gunakan Bahan Berkualitas

Salah satu faktor sukses tidaknya usaha kue pun ditentukan oleh rasa. Meskipun kamu membuat kue dengan resep yang sama, tetapi hasilnya akan berbeda jika kamu menggunakan bahan berkualitas. Misalnya di dalam resep tertera tepung terigu biasa, kamu bisa mengganti dengan terigu kemasan yang memiliki butiran lebih halus sehingga adonan kue dapat mengembang sempurna.

5. Lakukan Inovasi

Tentu kamu menyadari bahwa di luaran sana terdapat banyak penjual kue kering. Untuk mengatasi hal tersebut, lakukan inovasi. Inovasi tidak hanya berguna untuk mengembangkan bisnis, tetapi juga berfungsi sebagai pembeda. Sebagai contoh jika kebanyakan orang membuat kue putri salju dengan bentuk bulan sabit, kamu bisa menggantinya dengan bentuk lain, seperti bintang atau hati. Alih-alih menggunakan kacang tanah, gunakan kacang mede cincang.

6. Tentukan Harga

Pastikan untuk menentukan harga sesuai target market. Jangan sampai terlalu murah apalagi kemahalan. Sebaiknya, jangan mengambil untung terlalu besar untuk menekan harga jual. Ingat, harga yang terjangkau dapat meningkatkan potensi penjualan.

7. Promosi

Bisnis yang sukses tidak pernah lepas dari marketing. Lakukan berbagai promosi menarik baik melalui media sosial maupun secara langsung.

Demikianlah informasi mengenai bisnis kue yang dapat kamu jadikan sebagai bahan pertimbangan. Jangan ragu untuk memulai bisnis sedini mungkin demi masa depan yang lebih cerah.