Bisnis hijab merupakan bisnis yang sudah populer
Bagikan:

Beberapa latar belakang pendirian bisnis yang sering sekali diabaikan oleh banyak orang adalah kebutuhan dan latar belakang target market yang disasar. Selama ini bisnis yang dijalani hanya didasarkan pada tren semata. Padahal tren bisa saja berhenti dan berganti seiring dengan berjalannya waktu.

Nah, kalau kamu ingin memulai bisnis fesyen, khususnya yang dipakai wanita, ketahui dulu kebutuhan dan latar belakangnya. Di Indonesia, mayoritas penduduknya adalah Muslim. Jadi kalau menyasar target market, usahakan yang ada hubungannya dengan itu seperti hijab. Nah, kira-kira bagaimana ya cara memulai bisnis hijab dengan modal yang terbilang kecil?

  1. Cari Tahu Target Market Bisnis Hijab

Sebelum memulai bisnis, dapatkan target market yang benar dan bisa dijadikan andalan. Karena bisnis hijab yang akan kamu lakukan, tentu targetnya remaja hingga dewasa muda milenial. Mereka yang sudah dewasa dengan usia 40 tahunan mungkin tidak akan minat lagi dengan hijab yang jenisnya kini semakin bervariatif.

Mengetahui target market ini sangat penting karena akan memengaruhi cara promosi dan lokasinya. Selain itu produk yang dijual juga bisa disesuaikan dengan usia. Jadi ada yang cocok untuk remaja, dewasa muda, atau bisa digunakan untuk semua umur. Lakukan riset dengan hati-hati karena kalau sudah salah di awal, bisnis akan susah berjalan.

  1. Melakukan Promosi yang Benar

Setelah mengetahui target market dengan benar, susunlah cara promosi dengan tepat dan benar. Karena targetnya milenial muda, promosi secara frontal atau hard selling tentu tidak bisa dilakukan. Kalau menggunakan cara ini, calon pembeli akan malas. Akhirnya cara soft selling dan penggunaan content marketing sangat diandalkan.

Kamu bisa menggunakan media sosial untuk promosi dengan membuat video, gambar, infografis, atau sejenisnya. Kalau kamu bisa membuat konten tulisan yang bermanfaat dan ada soft selling-nya akan jauh lebih baik lagi. Selalu aktif di media sosial untuk melakukan promosi. Buat beberapa acara seperti lomba atau kontes untuk meningkatkan brand awareness.

  1. Selalu Memperbarui Produk

Selalu perbarui jenis produk yang kamu jual. Biasanya para pembeli yang loyal khususnya mereka yang hobi belanja akan menantikan produk baru. Kalau kamu ingin menjaga hubungan dengan konsumen, selalu perbarui produk yang dijual entah itu model, warna, atau kamu ingin menciptakan tren baru juga boleh.

Kalau produk yang disuplai hanya model lama, mungkin pembeli loyal akan kabur ke tempat lain. Kalau kamu menyuplai produk baru dan masih menjual produk laris lainnya penjaringan akan berjalan ganda yaitu pembeli baru dan pembeli lama yang sudah terbukti loyal.

  1. Melakukan Kerja Sama

Lakukan kerja sama dengan supplier atau distributor hijab. Kalau kamu ingin bisnis hijab tanpa produksi sendiri, bergerilyalah untuk mendapatkan supplier dengan harga produk murah, berkualitas, dan selalu berganti produknya sepanjang waktu. Dengan kerja sama ini, kamu bisa dapat suplai tanpa perlu takut kehabisan stok.

  1. Dapatkan Modal dengan Cepat

Modal adalah hal yang sangat krusial dalam memulai usaha. Katakanlah kamu sudah memiliki konsep ide yang sangat sempurna. Namun, kalau belum ada modal meski hanya kecil, bisnis tentu tidak bisa berjalan dengan baik. Kalau kamu ingin memulai bisnis dan terbentur dengan masalah dana, ada baiknya untuk memanfaatkan layanan Krasida.

Krasida adalah kredit angsuran bulanan untuk UMKM yang dikeluarkan oleh Pegadaian. Sistem dari Krasida hampir sama dengan proses gadai lainnya, namun agunannya hanya sebatas emas saja. Nasabah akan membawa emas yang akan digadai untuk ditaksir. Selanjutnya, Pegadaian akan memberikan pinjaman hingga 95 persen dari harga taksiran.

Modal yang diberikan minimal Rp1 juta dan maksimal hingga Rp250 juta. Selanjutnya setiap bulan, nasabah bisa mengangsur sesuai dengan jangka waktu yang dipakai (6-36 bulan). Cukup ke kantor Pegadaian terdekat dan dana bisa langsung cair saat itu juga dengan biaya administrasi ringan dan sewa modal yang juga miring.

Inilah ulasan tentang memulai bisnis hijab dengan modal yang terbilang kecil. Asal kamu bisa melakukan inovasi dari segi promosi dan pemilihan produk, kesuksesan akan didapatkan dengan mudah. Karena kesuksesan tidak datang begitu saja, tapi kita membuatnya sendiri, kata Chris Grosser. Selamat berbisnis dan semoga sukses, Sahabat!