Bagikan:

Popularitas roti dan kue di Indonesia semakin meningkat dari tahun ke tahun. Bahkan, roti telah menempati urutan ketiga setelah nasi dan mi sebagai makanan pokok masyarakat lokal. Hal tersebut didukung dengan pertumbuhan rata-rata bisnis toko roti dan kue di Indonesia pada periode 2014-2020 diprediksi mencapai 10%.

Tidak heran jika kini banyak pegiat usaha roti dan kue yang bermunculan. Tidak hanya didominasi oleh wajah-wajah lama yang sudah populer dan merangkap bisnis roti dan kue, melainkan para pemula yang juga punya unjuk gigi menunjukkan keahliannya. Sebagai pemula di dunia usaha roti dan kue, ada beberapa kiat yang harus diperhatikan sehingga bisnis yang dijalankan bisa berjalan stabil dan meraih keuntungan yang diinginkan. Apa saja tipsnya? Simak bahasannya berikut ini:

1. Minim Pengalaman? Jangan Khawatir!

Banyak pemula yang ingin memulai usaha toko roti dan kue karena pengalaman mereka di sekolah kuliner. Untuk menambah pengalaman, kamu bisa bergabung dengan komunitas bakery/patisserie, bisa juga dengan merekrut profesional di bidangnya untuk menangani dapur toko kue dan roti kamu, atau mengikuti kursus atau gathering yang dikhususkan untuk bisnis UKM untuk memperkaya pengetahuanmu tentang bagaimana bisnis ini berjalan. Tentu hal utama yang diperlukan adalah passion, karena jika kamu tidak memilikinya maka kamu akan cepat merasa bosan dalam menjalankan bisnis toko roti dan kue ini.

2. Tentukan Produk yang Ingin Kamu Jual

Sebelum menentukan produk apa yang ingin kamu jual, lihat toko roti dan kue yang ada di sekitarmu. Kira-kira produk apa yang belum mereka jual. Saat kamu sudah mengetahui jawabannya, maka fokus pada produk tersebut. Jika ternyata semua produk sudah dipakai oleh kompetitor, kamu bisa mencari produk yang lebih niche. Misalnya memfokuskan produk pada jenis bahan tertentu yang menjadi keahlian kamu dan tawarkan langsung kepada konsumen.

Baca juga  4 Inspirasi Mahar Emas Unik yang Bisa Jadi Investasi

3. Perhatikan Bahan-Bahan yang Kamu Pakai

Banyak faktor yang menentukan sukses atau tidaknya suatu produk saat diperkenalkan ke masyarakat, salah satunya adalah penggunaan bahan baku. Wajib bagi para pemula untuk menggunakan bahan-bahan terbaik dan berkualitas tinggi. Selain itu, perhatikan juga berbagai jenis bahan baku yang bisa menimbulkan gejala alergi. Berhati-hatilah dalam memilih bahan yang akan kamu pakai. Bisa juga dalam kemasan produk tersebut juga dimasukkan daftar bahan-baku yang digunakan sehingga membuat orang-orang lebih sadar terhadap produk yang mereka beli.

4. Bukan Hanya Strategis, Pilih Lokasi yang Sesuai dengan Produk Anda

Untuk bisnis apapun, pemilihan lokasi menentukan prestasi. Selain tempat yang strategis, pemilihan lokasi juga harus sesuai dengan target konsumen kamu. Misal jika ingin membuka patisserie dengan kue-kue manis, dipastikan untuk menghindari tempat yang dekat dengan tempat orang-orang berolahraga karena dipastikan toko kue kamu akan dihindari. Lain halnya jika kamu menyajikan kue atau roti sehat berserat tinggi yang menunjang diet mereka, dijamin tokomu akan diserbu pengunjung baik sebelum atau sesudah mereka beraktivitas.

5. Pahami Legalitasnya

Layaknya membuka bisnis baru, hal terakhir ini pun jangan sampai terlupakan. Pahami legalitas usahamu, terutama untuk urusan merek dagang, mulai dari nama usaha, logo, hak cipta untuk resep yang kamu gunakan, dan lain sebagainya. Jangan sampai di tengah-tengah kesuksesan, ada beberapa oknum yang mengklaim kalau logo atau nama usahanya mirip dengan usaha toko roti kamu. Seperti yang pernah dibahas sebelumnya, jangan terburu-buru untuk melakukan branding yang besar-besaran di awal karena bisa jadi apa yang terjadi sekarang bisa berubah seiring berjalannya waktu.

Mengawali sebuah usaha memang menjadi tantangan tersendiri, apalagi jika kamu termasuk orang yang belum memiliki banyak pengalaman di bidang itu. Dari sini, kamu bisa belajar banyak hal untuk bisa dikembangkan dan melahirkan hal-hal baru, termasuk dalam membuka toko roti dan kue.

Baca juga  5 Jenis Usaha yang Diprediksi Akan Berkembang Pesat di Masa Depan

Bila kamu bingung mencari modal untuk memulai bisnis roti dan kue, kamu bisa datang ke Pegadaian dan mengajukan kredit angsuran bulanan untuk keperluan produktif dengan jaminan emas melalui produk Krasida. Di sini, kamu bisa mendapatkan pinjaman mulai dari 1 juta sampai dengan 250 juta rupiah dengan proses yang mudah, cepat, dan aman. Kamu bisa memilih jangka waktu pinjaman mulai dari 6 bulan sampai dengan 36 bulan dan pelunasannya dapat dilakukan sewaktu-waktu dengan pemberian diskon untuk sewa modal.

Yuk, tunggu apalagi, segera realisasikan mimpi bisnismu dan buat jadi nyata!

Memulai bisnis toko roti dan kue bisa di mulai dari sekarang. Ketahui tips untuk memulai bisnis untuk pemula melalui ebook "Segera Memulai Bisnis Sekarang Juga (Part 2)".

Download E-book “Segera Memulai Bisnis Sekarang Juga (Part 2)”. Di Sini.