Bagikan:

Ingin berbisnis tapi bingung mencari modal? Dulu, kamu mungkin harus menjual barang, menabung, atau meminjam uang ke bank. Kini, internet dan fintech memberimu cara mencari modal yang lebih praktis dan mudah. Kamu bahkan bisa mengaksesnya langsung lewat ponsel atau laptopmu!

Berbagai sumber modal digital ini tidak hanya memudahkan, tetapi juga bisa disesuaikan dengan kebutuhan serta kemampuanmu. Masing-masing sumber modal memiliki karakteristik dan syarat peminjaman yang berbeda, sehingga kamu bisa pilih yang paling sesuai.

5 Cara Mencari Modal lewat Aplikasi Digital

Penasaran dengan sumber-sumber modal bisnis di dunia digital? Berikut lima hal yang bisa kamu coba:

  • Urun Dana (Crowdfunding)
    Kamu mungkin sudah akrab dengan istilah urun dana alias crowdfunding untuk pembiayaan bisnis. Metode ini membantumu mengumpulkan modal dengan donasi dari banyak orang sekaligus. Cara ini biasanya dilakukan oleh orang yang ingin mendirikan bisnis atau proyek yang bersifat amal (charity). Akan tetapi, kamu juga bisa memanfaatkan situs urun dana untuk membiayai bisnis atau produk yang menjawab masalah banyak orang.
  • Mendaftar di Forum Pendanaan Investor
    Forum pendanaan investor adalah tempat bertemunya pemilik usaha dengan calon pemberi dana atau investor. Forum ini biasanya ditujukan untuk orang yang sudah memiliki usaha kecil yang relatif stabil, bukan yang belum mulai sama sekali. Akan tetapi, kamu bisa mendapat calon investor yang potensial, karena forum seperti ini biasanya menyeleksi anggota dengan cukup ketat.
  • Menjual Barang Lewat Internet
    Ini adalah sumber pendanaan umum yang masih sering dilakukan. Internet dan lapak digital memudahkanmu untuk menemukan calon pembeli, bahkan jika barang yang kamu jual cukup mahal seperti barang elektronik atau kendaraan bermotor. Hasilnya bisa kamu jadikan modal untuk usaha kecil. Manfaatkan juga semua akun jejaring sosialmu untuk mendapat pembeli cepat.
  • Pinjaman Digital
    Aplikasi atau situs peminjaman digital saat ini sudah cukup banyak tersedia di Indonesia. Masing-masing menawarkan keunggulan dan spesifikasi beragam, seperti periode pembayaran yang fleksibel serta sewa modal yang kecil. Beberapa mungkin lebih cocok untuk pemilik usaha kecil dan mikro, sementara yang lainnya lebih cocok untuk bisnis tingkat menengah. Baru-baru ini, Pegadaian meluncurkan produk terbarunya, yaitu aplikasi Pegadaian Digital Service. Lewat aplikasi ini, kamu bisa mengakses dan melakukan transaksi produk-produk Pegadaian secara online. Salah satunya kamu bisa mengajukan permintaan pinjaman usaha secara online. Prosedur yang harus diperhatikan adalah pertama kamu wajib melengkapi data diri, kemudian upload identitas diri serta melengkapi kebutuhan modal dan data usaha pengguna. Selanjutnya lengkapi data barang yang akan diajukan sebagai agunan. Pastikan bahwa data yang diinput sudah benar. Setelah itu, kamu hanya tinggal memilih kantor layanan Pegadaian yang akan melakukan survey. Pegadaian Digital Service kini sudah tersedia di Google Playstore dan App Store. Dengan Pegadaian, semuanya bisa lebih efektif dan efisien.
  • Mencari Rekan Patungan Modal
    Patungan modal (joint venture) cocok untuk kamu yang ingin mengembangkan usaha dengan modal besar atau risiko tinggi, sehingga harus mencari rekan. Saat ini, ada banyak forum joint venture lokal yang bisa kamu jelajahi untuk mencari rekan usaha. Jenisnya juga bermacam-macam; mulai dari rekanan untuk bisnis Adsense, jual-beli, hingga jasa.

Lima pilihan sumber modal digital ini memang bukan satu-satunya, tetapi mereka merupakan pilihan yang sudah cukup populer, sehingga kamu bisa mendapat banyak tips dan informasi.

Tips Memilih Sumber Modal Digital

Siap berburu sumber modal sekarang? Jangan buru-buru. Berikut beberapa cara memilih sumber modal digital tanpa terjebak masalah:

  • Perhitungkan Sewa Modal
    Berbagai sumber pinjaman menerapkan sistem sewa modal. Kamu bisa mencari sumber pinjaman yang dengan nyata menyatakan bahwa sistem mereka tanpa sewa modal. Akan tetapi, jika kamu tidak masalah dengan hal tersebut, pastikan memahami sistem yang mereka gunakan. Misalnya, berapa persen sewa modal yang dipatok? Apakah tetap (flat) setiap bulan?
  • Hitung Biaya Tambahannya
    Hanya karena kamu meminjam uang 50 juta rupiah, misalnya, bukan berarti kamu mengembalikan jumlah yang sama. Perhitungkan juga berbagai biaya administrasi dan pembayaran yang mungkin akan ditagihkan padamu. Pastikan juga bahwa pihak pemberi pinjaman ini transparan dalam hal penjelasan rincian biayanya.
  • Lihat Status Pihak Peminjam
    Pastikan perusahaan atau aplikasi tempatmu meminjam modal sudah terdaftar dalam data milik Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hal ini untuk menjamin bahwa mereka beroperasi sesuai dengan peraturan di Indonesia. Kamu bisa menghubungi OJK lewat email atau telepon resmi untuk mendapat informasi.

Akhirnya, ketika modal sudah didapatkan, jangan lupa fokus pada bisnismu. Sesuai kata CEO Zappos, Tony Hsieh, “Kejar visimu dulu, nanti uang akan mengikuti”. Kembangkan bisnismu semaksimal mungkin, agar kamu bisa membayar pinjaman sekaligus mendapat landasan usaha yang kuat.

Persaingan bisnis mandiri sekarang semakin ketat, namun cara mencari modal secara digital membantu memudahkan prosesnya. Cobalah cara ini jika kamu tidak memiliki tabungan untuk berbisnis.