Jenis usaha rumahan ada banyak sekali. Sebagai calon pengusaha kita kita perlu ketahui tips memilihnya sehingga kita dapat menjalankan usaha dengan baik.
Bagikan:

Konten:

  1. Pertimbangkan Jenis Usaha Rumahan yang Mudah Ditangani
  2. Usahakan yang Tidak Butuh Tempat yang Lebar
  3. Proyeksikan Dahulu Target Pasarnya
  4. Pikirkan Strategi Pemasarannya
  5. Pastikan Memilih yang Berprospek

Memulai usaha rumahan bisa dilakukan oleh siapa saja, bahkan besok pagi pun usaha bisa dimulai dengan mudah. Namun, sebelum memulai usaha rumahan ada beberapa kriteria yang harus diperhatikan. Kalau kamu hanya asal memulai usaha saja, peluang terjadi kegagalan akan tinggi, bahkan kemungkinan menderita rugi justru terbuka lebar.

Nah, agar usaha rumahan yang kamu mulai bisa berkembang dengan baik meski modalnya hanya kecil, ada baiknya mempertimbangkan banyak hal sebelum memulainya. Rencanakan semuanya dengan matang agar tidak salah jalan dan menyesal di kemudian hari. Berikut beberapa tips sukses memilih jenis usaha rumahan yang bisa kamu pertimbangkan.

1. Pertimbangkan Jenis Usaha Rumahan yang Mudah Ditangani

Sebelum memulai usaha rumahan yang cocok untuk pemula, pertimbangkan tingkat kesulitannya. Kalau kamu adalah pekerja kantoran yang tidak mungkin melakukan segalanya sendirian, usaha kuliner tentu susah dilakukan. Beda kalau usaha yang dibuka adalah jasa seperti penatu yang bisa diwakilkan ke rekan atau saudara.

Pilih jenis usaha rumahan yang mudah ditangani apa pun situasinya. Kalau kamu adalah orang yang banyak menghabiskan hari di rumah, usaha yang butuh banyak persiapan mungkin bisa dilakukan. Namun, kalau usaha ini digunakan untuk sampingan, cari yang mudah dilakukan, tapi untungnya besar.

2. Usahakan yang Tidak Butuh Tempat yang Lebar

Kalau mau memulai usaha rumahan, pikirkan dahulu ukuran dari rumah yang kamu miliki. Kalau rumahnya tidak terlalu lebar, kamu bisa membuka usaha yang hemat tempat, misal usaha kuliner jenis delivery order atau mungkin katering yang tidak membutuhkan tempat untuk makan di tempat.

Kalau rumah yang kamu miliki lebar, misal punya halaman yang luas, memiliki usaha seperti kafe kecil-kecilan atau lesehan bisa dipertimbangkan. Asal memiliki produk yang unik, rasanya enak, dan cukup ramah di kantong, peluang usaha laku akan tinggi. Jadi, pikirkan baik-baik sebelum memulai usaha agar tidak mandek di tengah jalan.

3. Proyeksikan Dahulu Target Pasarnya

Sebenarnya yang menentukan sukses atau tidaknya sebuah bisnis itu adalah kita sendiri. Matthew Schwartz pernah berkata, kegagalan adalah sebuah pilihan. Kalau kamu tidak ingin mendapatkan kegagalan persiapkan segalanya dengan matang mulai dari jenis produk atau jasa yang akan dijual hingga target pasarnya.

Kalau rumah kamu berada di dekat kampung, perkantoran, atau kawasan perdagangan yang ramah, berbagai jenis usaha mungkin akan laku. Namun, tentukan dulu siapa yang akan beli produk atau jasa itu. Apakah anak muda yang sebagian besar menjadi mahasiswa atau orang dewasa saja. Kalau bisa cari target yang spesifik agar mudah menjaring pembeli.

4. Pikirkan Strategi Pemasarannya

Pikirkan strategi pemasaran yang benar dan sesuai dengan produk dan target pasarnya. Promosi ini bisa dilakukan langsung di depan rumah dengan memasang X-Banner atau poster yang menarik atau melalui media sosial. Zaman sekarang banyak masyarakat mengetahui info produk dari media sosial seperti Facebook atau Instagram.

Karena usaha yang dilakukan ini masih baru, ada baiknya kamu menarik perhatian banyak orang atau mereka yang sudah dijadikan target. Beri promosi di awal pembelian kalau memenuhi kuota atau nominal tertentu. Kalau kamu bisa membuat video atau gambar yang menarik, promosi secara online bisa lebih efisien.

5. Pastikan Memilih yang Berprospek

Pastikan memilih usaha rumahan yang memiliki prospek ke depannya. Misal usaha rumahan yang dipilih adalah pakaian distro. Dari usaha ini lihat dahulu peluang ke depannya. Apakah di masa depan usaha ini akan terus berkembang atau malah mandek begitu saja karena memiliki banyak sekali saingan.

Selanjutnya kalau kamu memulai usaha makanan, bayangkan juga, kira-kira dalam waktu 6-12 bulan ke depan akan ada penurunan penjualan atau tidak. Lalu apa yang harus dilakukan agar usaha yang dijalankan terus diminati oleh banyak orang. Mungkin dengan melakukan inovasi produk atau membentuk basis pembeli yang loyal.

Sebenarnya, ada banyak jenis usaha rumahan yang bisa dijadikan sebagai ladang penghasilan tambahan. Jika kamu termasuk pribadi yang percaya diri dan memiliki banyak rekanan, tidak ada salahnya untuk mencoba menjadi Agen Pegadaian. Di sini, kamu akan menjadi mitra atau pemasar dari produk-produk Pegadaian. Cukup memiliki tempat tinggal atau tempat usaha yang dekat dengan outlet Pegadaian, memiliki smartphone Android, serta bersedia mengikuti pelatihan, maka kamu bisa menjadi Agen Pegadaian.

Demikianlah sedikit ulasan tentang tips sukses memilih usaha rumahan untuk pemula. Semoga bisa memberimu ide dan rujukan sebelum memulai bisnis. Semoga sukses!

Mulai bisnis anda sekarang juga dengan mengetahuii tips memilih jenis usaha rumahan.