Mewujudkan makna sumpah pemuda saat merintis bisnis buat kamu di kehidupan sehari-hari.
Bagikan:

Selama 90 tahun, Sumpah Pemuda mendarah daging di nadi bangsa Indonesia. Setiap tanggal 28 Oktober, peringatan Sumpah Pemuda diselenggarakan di berbagai tempat. Ikrarnya dilontarkan dan digemakan hingga ke penjuru Nusantara. Lalu, apa makna Sumpah Pemuda bagi pebisnis saat ini?

Yunarto Wijaya—Direktur Eksekutif Charta Politica—memaknai Sumpah Pemuda sebagai bentuk melepaskan diri dari ego. Artinya, untuk menjadi pemuda sekaligus pebisnis yang memiliki semangat Sumpah Pemuda, kamu tidak boleh mementingkan diri sendiri.

Lantas, bagaimana tanggapan pebisnis kreatif lainnya dalam memberikan makna pada Sumpah Pemuda? Berikut ini makna Sumpah Pemuda bagi pebisnis yang bisa kamu tiru.

  1. Kreatif, Berani, dan Teknologi

    Makna Sumpah Pemuda yang satu ini diucapkan oleh pemilik Dapur MTW—Rangga dan Tiwuk. Mereka mendeskripsikan pemuda saat ini sebagai kalangan yang kreatif, berani, dan dekat dengan teknologi. Pemuda masa kini mampu melejitkan prestasinya lewat inovasi.

    Kreativitas pemuda kekinian lebih tinggi karena dukungan teknologi canggih. Mereka bisa mendapatkan berbagai info, mengembangkan kemampuan diri, dan berani menciptakan hal baru. Menurut Rangga dan Tiwuk, salah satu keberanian pebisnis muda adalah berani membuka lapangan kerja.

    Founder Dapur MTW tersebut juga mengungkapkan, bahwa nasionalisme sangat penting bagi pemuda Indonesia. Meskipun sekarang terjadi akulturasi budaya, tetap budaya bangsa yang paling utama. Karena itu, Rangga dan Tiwuk meminta pemuda Indonesia agar menjaga nilai-nilai nasionalisme.

  2. Berjuang Melawan Isu Lingkungan

    David Orr—professor dari Universitas Oberlin, Amerika—mengatakan bahwa, kita harus menyembuhkan bumi kalau ingin memulihkan diri sendiri. Artinya, lingkungan sangat penting untuk mendukung kehidupan manusia. Jika lingkungan rusak, maka hancurlah manusia itu.

    Mengenai isu lingkungan, Helga—pemilik Burgreen—mengharapkan anak muda di Indonesia mampu menyeimbangkan antara bisnis dan lingkungan. Minimal, mereka bisa menciptakan kegiatan yang berdampak positif bagi lingkungan. Menurut Helga, pemuda harus berjuang melawan isu lingkungan, seperti kerusakan alam, kemiskinan, dan ketergantungan impor pangan.

  3. Open Minded, Passionate, dan Hard Working

    Makna Sumpah Pemuda bagi salah satu pendiri bisnis PUYO—Eugenie Patricia—ada tiga, yaitu open minded, hardworking, dan passionate. Pertama, open minded; menurut Eugenie, pemuda masa kini memiliki pemikiran terbuka. Mereka mau belajar hal baru dan menerima sesuatu yang belum pernah ditemui sebelumnya.

    Makna kedua adalah hardworking; artinya pemuda kekinian memiliki karakter mandiri. Mereka mempunyai penghasilan sendiri meskipun usianya masih muda. Bahkan, tidak sedikit dari pemuda tersebut yang menjadi pengusaha kaya raya.

    Terakhir, passionate—Eugenie memercayai karakter anak muda Indonesia yang mampu memajukan Indonesia melalui passion. Mereka menciptakan inovasi baru untuk membangun Indonesia lebih baik.

  4. Terus Berkarya dan Pantang Menyerah

    Kamu pernah mencicipi produk Eatlah? Ternyata, di balik kelezatan kuliner ini, ada tangan tiga pemuda yang mengolahnya. Mereka adalah Charina, Michael, dan Rizky—founder Eatlah. Di hari Sumpah Pemuda tahun lalu, ketiga pebisnis muda itu berpesan agar pemuda Indonesia terus berkarya sebagai bentuk kontribusi untuk bangsa.

    Bagi pendiri Eatlah, Sumpah Pemuda dimaknai sebagai upaya membangkitkan semangat pantang menyerah di dalam diri. Seperti kata Nelson Mandela, bahwa kemenangan adalah saat kamu bisa bangkit usai mengalami kegagalan.

  5. Berani Memulai dan Jangan Takut Gagal

    Kamu pernah merasa takut untuk memulai karena pernah gagal? Di momen Sumpah Pemuda ini, buang jauh-jauh perasaan itu. Maknai Sumpah Pemuda dengan bersikap berani mengawali hal yang dulu tak pernah kamu capai.

    Pemilik Berrywell—Andre, Kevin, dan Dio—memaknai Sumpah Pemuda untuk menanamkan sikap kreatif, adaptability, dan pantang menyerah. Menurut mereka, pemuda masa kini sudah memiliki karakter tersebut.

    Karena itu, mereka berpesan, anak muda Indonesia harus memiliki daya juang tinggi karena menggapai sukses tidak mudah. Kadang-kadang, seseorang perlu merenungkan kesalahannya di masa lalu. Bukan untuk mengungkit kesalahan itu, melainkan agar tidak mengulangi di masa depan.

Itulah beberapa makna Sumpah Pemuda bagi pebisnis di Indonesia. Pemuda adalah aset bangsa yang menentukan masa depan negara. Mulai sekarang, berikan kontribusi untuk Indonesia, sekecil apa pun bentuknya. Kalau mereka bisa memaknai Sumpah Pemuda dengan hal positif, bagaimana dengan kamu?