Ketahui cara bernegosiasi dengan pelanggan saat menjadi agen Pegadaian
Bagikan:

“Successful negotiation is not about getting to ‘yes’. It’s about mastering ‘no’ and understanding what the path to an agreement is.” – Christopher Voss

Pengetahuan tentang cara bernegosiasi yang efektif bisa menjadi nilai plus yang sangat membantu seseorang. Tak hanya di dunia kerja, tapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Negosiasi bisa membantu kamu dalam berbagai hal, termasuk di antaranya adalah ketika menjual produk tertentu, menawar harga sebuah barang, ataupun ketika melakukan negosiasi gaji.

Kemampuan bernegosiasi yang efektif bakal sangat bermanfaat ketika kamu menjadi Agen Pegadaian, khususnya untuk Agen Pemasaran. Alih-alih menjadikan pekerjaan Agen Pegadaian sebagai usaha sampingan, kamu malah bisa memanfaatkan pekerjaan ini layaknya sebagai pekerjaan utama.

Nah, kalau kamu ingin tahu cara bernegosiasi yang efektif, bisa mengikuti 5 tips berikut:

1. Jangan Takut untuk Mengajukan Penawaran Lebih Dulu

Hampir semua orang takut kalau diminta untuk menjadi yang pertama dalam berbagai hal, termasuk dalam negosiasi. Padahal, mengajukan penawaran terlebih dulu memperlihatkan bahwa kamu memiliki rasa percaya diri yang lebih dibandingkan orang lain. Selain itu, pengajuan penawaran lebih awal juga memberikan keuntungan dalam mengatur jalannya negosiasi.

Dalam setiap negosiasi, kamu harus memiliki target yang diinginkan. Selanjutnya, kamu menetapkan penawaran awal yang memiliki nilai lebih tinggi dari target yang telah ditetapkan. Dengan begitu, pihak yang melakukan penawaran, kemungkinan akan mengajukan harga di atas target yang telah ditetapkan.

Ketika menjadi Agen Pemasaran Pegadaian, kamu bisa melakukan penawaran produk dengan begitu mudah. Apalagi, banyak opsi layanan gadai dan pinjaman yang bisa kamu tawarkan, disesuaikan dengan kebutuhan serta kondisi pelanggan.

Sebagai contoh, untuk keperluan keuangan jangka pendek, terdapat layanan KCA Prima. Jangka waktu pinjaman maksimal 60 hari dengan bunga nol persen dan syarat yang mudah. Ada pula layanan Kreasi yang ditujukan bagi pebisnis UKM yang ingin mengembangkan usahanya dengan jaminan BPKB kendaraan bermotor.

2. Jangan Terburu-Buru, Manfaatkan Waktu dengan Tenang

Cara bernegosiasi yang efektif selanjutnya adalah dengan tidak melakukannya secara terburu-buru. Kalau sampai hal itu terjadi, negosiasi yang kamu lakukan bakal menghasilkan keputusan yang sangat merugikan. Bisa jadi, kamu akan menyesalinya di kemudian hari.

Cara ini mungkin kamu pikir bakal menjauhkan pelanggan karena mereka bisa mencari pihak lain yang bisa bernegosiasi cepat dengannya. Namun, di waktu yang sama, ada pula pelanggan yang tak berkeberatan meskipun negosiasi memakan waktu yang cukup lama.

3. Negosiasi Bukan Tentang Kalah dan Menang

Hal penting yang perlu kamu perhatikan dalam cara bernegosiasi adalah, ini bukan tentang kalah dan menang. Alih-alih mencari cara untuk lebih unggul dari pihak yang tengah kamu hadapi, negosiasi merupakan metode agar kedua pihak merasa puas dengan hasil yang didapatkan.

Dengan melakukan negosiasi yang tak mementingkan kalah dan menang, kamu bisa menjalin hubungan bisnis yang bakal lebih menguntungkan. Selanjutnya, ketika melakukan kerjasama dengan pihak yang sama, kamu pun tak terlalu membutuhkan waktu lama untuk bernegosiasi. Bahkan, bisa jadi mereka bakal lebih dulu menghubungimu dibandingkan orang lain.

4. Banyak Mendengar

Cara bernegosiasi yang efektif bukan dilakukan dengan banyak berbicara. Sebaliknya, kamu perlu banyak mendengarkan hal-hal yang dibutuhkan oleh pelanggan. Bahkan, kamu pun bisa menghindari konflik dengan pelanggan cukup dengan mendengarkan. Oleh karena itu, ajukan pertanyaan yang menuntun jawaban panjang dan lebar, bukan jawaban ya atau tidak.

5. Lakukan Negosiasi dengan Kepala Dingin

Negosiasi dengan pelanggan tidak akan berlangsung efektif kalau kamu melakukannya dengan penuh emosional. Lakukan komunikasi dengan kepala dingin. Pahami kebutuhan dari calon pelanggan. Selain itu, pastikan untuk memilih waktu yang tepat untuk melakukan negosiasi. Dengan begitu, pelanggan tidak akan merasa terganggu atas kedatanganmu.

Itulah 5 tips cara bernegosiasi yang bisa membantumu dalam menjalankan tugas menjadi Agen Pegadaian. Kamu bisa mempraktikkannya secara langsung, lho! Apalagi, syarat untuk menjadi Agen Pegadaian sangat gampang, yaitu dengan memiliki tempat tinggal atau tempat usaha yang bisa dijadikan sebagai tempat operasional kerja yang dekat dengan Pegadaian, memiliki perangkat Android, printer mobile, dan akses internet, serta bersedia mengikuti pelatihan yang diadakan oleh Pegadaian. Mudah, bukan? Tunggu apa lagi, segera buka kesempatan dengan menjadi Agen Pegadaian. Karena sekarang semua senang bersama Pegadaian!