Bagikan:

“If you buy things you do not need, soon you will have to sell things you need.” – Warren Buffet.

Semakin lama, kebutuhan rumah tangga semakin terasa mencekik leher. Sementara, gaji bulanan belum menunjukkan peningkatan nominalnya. Padahal, banyak sekali yang harus dibayarkan dan harus dipenuhi. Mulai dari cicilan rumah, kendaraan, belanja kebutuhan bulanan, belum pula biaya sekolah sang buah hati dan tabungan untuk biaya tak terduga.

Namun, semakin tinggi gaji, hasrat untuk membeli apapun yang diinginkan akan turut tak terkendali. Anggapan bahwa kamu punya banyak uang membuatmu jadi susah “ngerem” belanja. Padahal, kamu jelas tidak butuh barang-barang tersebut, alias hanya memenuhi nafsu dan menjadi “gelap mata”. Tentunya, ini adalah pemborosan. Supaya kamu tidak kebablasan, coba cara mengatur keuangan rumah tangga berikut ini.

  • Membuat Anggaran Bulanan Membuat Keuangan Rumah Tangga Lebih Terpantau

Cara paling mudah, tentu saja, adalah membuat rencana anggaran bulanan. Tuliskan berapa pendapatanmu setiap bulan dalam jumlah bersih. Artinya, pendapatan yang kamu terima tanpa ada lagi potongan apapun alias take home pay. Lalu, tuliskan apa saja pengeluaran tetap rumah tangga setiap bulan, seperti misalnya membayar listrik dan segala tagihan lainnya.

Dengan membuat rencana anggaran, keuanganmu bisa lebih terpantau. Jangan lupa, catat setiap pengeluaran, sekecil apapun. Jadi, kamu akan tahu, untuk apa uang ini kamu belanjakan. Jika kamu malas mencatat manual, ada banyak aplikasi pencatatan anggaran yang akan membudahkan kamu dalam mencatat segala pengeluaran.

  • Hindari Jajan, Lebih Baik Bawa Bekal

Tidak banyak yang tahu, bahwa pengeluaran terbesar adalah biaya makan dan jajan. Bukan berarti kamu tidak boleh jajan atau makan di luar, tetapi akan lebih baik jika kamu membatasinya. Memasak dan membawa bekal tentu akan lebih menghemat pengeluaranmu. Bukan itu saja, membawa bekal tentu akan lebih sehat dibandingkan dengan membeli makan atau jajan di luar. Kamu tentu tidak bisa menjamin kebersihan dan kehigienisan makanan di luar, bukan? Jadi, mengapa tidak bekal saja?

  • Hindari Menggunakan Kartu Kredit atau Debit Saat Berbelanja

Kamu mungkin akan mengira, membawa uang cash pasti sangat merepotkan. Apalagi dengan kehadiran kartu debit dan kredit, belanja apa saja akan menjadi lebih mudah. Kapan saja kamu tidak membawa uang tunai, hanya tinggal gesek, transaksi pun selesai. Barang impian ada di tangan.

Namun, kamu perlu tahu, berbelanja menggunakan kartu debit dan kredit membuat kamu tidak bisa memantau anggaran. Pasalnya, kamu tidak menggunakan uang tunai, jadi pengeluaran ini seperti tidak terlihat. Sebaiknya, sebisa mungkin gunakan uang cash jika kamu ingin keuangan rumah tangga tidak habis sebelum waktunya. Jika terpaksa harus menggunakan kartu, tetap catat transaksinya dalam anggaran yang kamu susun.

  • Pertimbangkan untuk Gadai Emas di Pegadaian Guna Peroleh Dana Tambahan

Kebanyakan orang menempuh cara yang terbilang instan dan cepat kala membutuhkan dana besar dalam waktu yang medesak tanpa menghitung terlebih dahulu berapa kemampuan yang dimiliki untuk mengangsurnya kembali. Tentu saja, ini menjadi pengeluaran ekstra pada bulan-bulan berikutnya, belum lagi dengan bunga yang harus ditanggung.

Mungkin, kamu bisa mempertimbangkan untuk melakukan gadai emas di Pegadaian melalui layanan KCA, KCA Prima, dan Krasida. Selain kamu bisa mendapatkan uang besar dalam waktu singkat, melakukan gadai di Pegadaian tidak membuat kamu kehilangan barang tersebut, dalam hal ini emas atau perhiasan yang kamu gadaikan. Cicilan bulanannya juga ringan dan bisa kamu perpanjang jika kamu belum bisa melunasinya kala waktu tenggat tiba.

  • Jangan Lupa Dana Darurat

Satu hal yang tidak boleh kamu lupa, adalah mengalokasikan sejumlah dana untuk kebutuhan darurat. Biaya ini mungkin kamu butuhkan untuk berbagai keperluan tak terduga, seperti mengganti lampu yang rusak, memperbaiki dispenser, biaya pengobatan, atau hal-hal yang tidak pernah kamu kira akan terjadi.

Tidak hanya itu, kamu juga pasti butuh relaksasi dan menyegarkan kembali pikiran dengan rekreasi. Meski menyenangkan, rekreasi juga butuh biaya. Jadi kamu juga perlu menyiapkan dana cadangan untuk keperluan ini.

Nah, itu tadi 5 cara mudah mengelola keuangan rumah tangga supaya terhindar dari boros dan defisit sebelum tanggal gajian tiba. Bukan pelit, terkadang kamu harus sedikit “ngirit”, supaya hidup jadi lebih baik, dan menghindarkan kamu dari risiko boros. Yuk, coba terapkan mulai sekarang!