Harga-Emas-Hari-Ini-Melesat-Naik-Buyback-Emas-dan-LM-Antam-Capai-Rp-507.000-per-Gram
Bagikan:

THR identik untuk dihabiskan demi barang-barang konsumtif seperti baju baru, perabot baru maupun gadget baru. Pernahkah terpikirkan oleh Anda bahwa THR sebenarnya bisa memiliki manfaat lebih yaitu sebagai investasi. Dikala krisis global yang melanda berbagai nilai mata uang, investasi yang paling aman yang bisa Anda pilih adalah investasi emas.

Investasi emas dikenal sebagai salah satu jenis investasi paling populer, di samping saham, deposito, properti, maupun reksadana. Alasannya, tidak lain karena “kebiasaan” orang yang gemar menyimpan emas, lalu mencairkannya ketika harganya sedang tinggi. Di sisi lain, tidak bisa ditampik, harga emas juga cenderung naik tiap tahun dan tidak terpengaruh inflasi.
Meski begitu, tidak sedikit orang yang beranggapan bahwa investasi emas rumit serta membutuhkan dana yang tidak sedikit. Tidak heran, untuk membeli satu buah batang emas saja, dibutuhkan uang sekitar Rp12 juta! Nah, artikel berikut akan memaparkan lima cara investasi emas dengan mudah.

1. Pilih Emas Batangan

Anda bisa membeli emas dalam bentuk perhiasan, juga batangan. Namun, disarankan untuk memilih emas batangan, terutama produksi ANTAM. Bukan hanya mudah dijual maupun dibeli, emas ANTAM juga terbukti asli dan bersertifikat. Nah, sebagai tips, Anda bisa membeli emas batangan berukuran besar, tentu saja dengan harga yang lebih murah.

2. Pilih Lembaga Penyedia Layanan yang Tepercaya

Belilah emas di lembaga penyedia layanan jual-beli yang tepercaya. Ini bisa berupa lembaga penyedia jasa jual beli emas, mulai dari Pegadaian hingga Bank. Biasanya, Anda bisa mendapatkan emas batangan dengan harga dasar yang sama (harga dikeluarkan oleh PT ANTAM), plus biaya administrasi sekitar 3%.

3. Pilih Waktu yang Tepat

Belilah emas ketika harga sedang turun, lalu jual kembali saat harga naik. Ini adalah aturan dasar, bagi Anda—para pemula yang ingin berinvestasi dengan emas. Meski harga emas jarang sekali turun, tetap ada satu periode saat harga beli emas ini menurun. Nah, segera jadikan periode ini saat yang tepat bagi Anda untuk membeli emas, lalu mulai berinvestasi.
Adapun sedikit tips: jangan langsung menjual emas ketika harga baru naik. Sebaliknya, tunggulah minimal dua hingga tiga tahun setelah pembelian, untuk menjual kembali—sehingga kenaikan harga emas akan lebih signifikan.

4. Manfaatkan Pegadaian

Anda bisa menjajal program tabungan emas yang disediakan oleh Pegadaian. Ini artinya, Anda bisa membeli emas, dititipkan, lalu mencairkannya. Tentu saja program ini lebih “membumi” sebab hanya dengan minimal Rp5 ribu hingga Rp10 ribu, Anda sudah bisa berinvestasi emas seberat 0,01 gram!
Tidak hanya itu, dikenal pula program “arisan emas” yang diciptakan oleh Pegadaian. Caranya mudah, Anda bisa mengikuti program dengan mengajukan permohonan ke kantor pegadaian terdekat; atau lebih dulu membentuk kelompok yang terdiri atas minimal enam orang/lebih. Nah, pengundian akan dilakukan setiap bulan untuk mendapatkan satu keping emas (minimal satu gram).

5. Mencicil

Belum punya cukup dana untuk membeli emas batangan? Ayo, segera mencicilnya!
Anda hanya perlu membayar cicilan emas secara rutin—setiap bulan atau per tiga bulan—dengan harga murah dan bervariasi, bahkan mulai dari Rp5 ribu saja!
Itulah lima cara mudah berinvestasi emas. Anda memiliki tips lain? Yuk, segera bagikan di kolom komentar di bawah ini.