Bagikan:

Tidak dapat dipungkiri bahwa investasi memang menggiurkan. Banyak orang yang memperoleh pundi-pundi kekayaan karena keuntungan dari investasi yang dilakukannya. Tapi tidak sedikit juga orang yang masih awam dengan dunia investasi, padahal mereka ingin sekali memilikinya hanya saja mereka tidak berani memulainya karena takut akan risiko. Tak ayal mereka mencari titik aman dengan hanya mengandalkan tabungan biasa.

Investasi membawa manfaat tersendiri di masa depan sebagai bentuk penanaman modal yang hasilnya bisa terlihat dalam jangka waktu tertentu. Tidak sedikit yang menganggap bahwa investasi hanya bisa dilakukan oleh orang-orang dengan penghasilan tinggi. Padahal, investasi bisa dilakukan oleh siapa saja, mulai dari anak muda, dewasa, hingga orang tua.

Melakukan investasi modal kecil untuk mendapat untung besar menjadi dambaan setiap orang. Siapa yang tidak mau jika modal sedikit yang dikeluarkan di awal tapi bisa meraup keuntungan yang besar di kemudian hari? Tentunya semuanya mau.

Macam-macam Investasi Modal Kecil Untung Besar

Jika kita perhatikan, saat ini ada beberapa investasi modal kecil beruntung besar. Dengan uang di bawah Rp 100.000 pun, Anda sudah bisa berinvestasi. Apa saja macam-macam investasi modal kecil untung besar? Berikut ulasannya:

1. Reksadana

Investasi reksadana memiliki potensi keuntungan yang besar. Investasi ini cukup berkembang pesat di kalangan para investor. Modal yang dibutuhkan bisa sangat kecil sekali, yaitu Rp 100.000 karena merupakan kumpulan dana dari banyak pemodal sehingga menghasilkan efisiensi biaya transaksi. Reksadana sendiri merupakan wadah pengelolaan modal bagi sekumpulan investor untuk berinvestasi. Instrumen investasi yang tersedia adalah dengan membeli unit penyertaan reksadana yang dikelola oleh manajer investasi ke dalam portofolio investasi sesuai instrumen investasi yang dipilih, apakah berupa saham, obligasi, dan lain sebagainya. Bagi pemula, investasi ini dikelola oleh manajemen profesional dalam masalah pengelolaan dana. Keuntungan lain dari investasi reksadana yaitu adanya diversifikasi investasi atau penyebaran investasi yang terwujud dalam portofolio yang akan mengurangi risiko dana yang diinvestasikan pada berbagai jenis efek sehingga resikonya juga besar. Jadi, risiko tidak sebesar jika seseorang membeli satu atau dua jenis saham secara individu.

Baca juga  5 Langkah Investasi Emas untuk Karyawan Bergaji Kecil

2. Barang Koleksi

Investasi tidak melulu soal saham dan lain sebagainya. Memiliki barang koleksi sama artinya dengan memiliki investasi, terlebih jika barang koleksi milik Anda merupakan barang antik yang sekarang ini sulit ditemukan. Bagi orang-orang yang menyukai benda-benda antik seperti piringan hitam, perangko, mata uang kuno, lukisan, atau benda-benda kuno lainnya, menemukan orang yang menjual benda-benda ini merupakan kesenangan tersendiri. Tidak jarang mereka rela mengeluarkan kocek besar demi mendapatkan benda-benda antik ini. Benda lain yang juga memiliki nilai tinggi yaitu mainan. Barang-barang ini biasanya dikoleksi oleh kaum pria, mulai dari anak kecil hingga dewasa.

Selain itu, jika Anda hobi membaca buku dan memiliki koleksi banyak buku, Anda juga bisa menginvestasikannya. Buku-buku keluaran lama umumnya memiliki daya tarik yang sangat kuat di mata kolektor. Memiliki buku-buku lawas dengan tulisan asli tokoh-tokoh terkenal merupakan suatu kebanggaan tersendiri. Bahkan, semakin lawas dan populernya buku tersebut, maka harganya pun akan semakin mahal.

Keuntungan dari investasi barang koleksi yaitu apabila terjadi kenaikan harga, Perlu diingat jika Anda ingin menjual barang koleksi, Anda harus menemukan orang yang bersedia membeli barang koleksi Anda dengan harga yang pantas.

3. Investasi Saham

Masih banyak yang mengira bahwa untuk berinvestasi saham diperlukan modal yang besar. Padahal dengan modal kecil saja, Anda sudah bisa membeli saham. Saham sendiri merupakan salah satu cara yang dilakukan perusahaan agar mendapatkan modal. Investasi saham berupa bukti bahwa Anda ikut memiliki sebuah perusahaan. Suatu perusahaan bisa mendapatkan sejumlah dana dari investor apabila menerbitkan saham. Investasi saham juga memiliki potensi keuntungan yang besar.

Kini, dengan modal sekitar Rp 5 juta Anda sudah bisa berinvestasi saham dengan membuka rekening di broker saham dan ikut berinvestasi saham. Broker atau pialang merupakan pihak yang melakukan jual beli efek yang tercatat di bursa saham dan telah memiliki izin serta wewenang untuk melakukan transaksi tersebut. Broker saham dibutuhkan investor untuk melakukan jual beli di pasar modal. Singkatnya, bila Anda ingin membeli sebuah saham perusahaan, Anda bisa membelinya melalui broker tanpa perlu pergi ke perusahaan tersebut.

Baca juga  Inilah Tips Jitu Mencari Uang Lewat Internet dan Sosial Media

Saat ini juga telah banyak layanan broker secara online dengan menawarkan kenyamanan dan kemudahan dalam berinvestasi saham. Lewat cara ini, Anda bisa membeli dan menyimpan saham sampai harganya naik atau melakukan trading secara harian dengan memperjualbelikan saham secara aktif.

4. Investasi Emas Batangan

Investasi emas batangan juga menjadi investasi dengan modal awal yang kecil namun memiliki potensi keuntungan yang besar. Mengapa demikian? Karena nilai emas yang cenderung naik dan tahan terhadap laju inflasi, sehingga investasi ini banyak dipilih oleh para investor karena dinilai stabil di tengah fluktuasi pasar keuangan. Emas juga merupakan investasi yang sangat mudah dicairkan dengan proses yang mudah dan cepat dibanding jenis investasi lain.

Investasi emas kini juga semakin mudah karena sudah banyak lembaga yang memberikan layanan investasi emas, salah satunya Pegadaian. Investasi emas di Pegadaian dibagi menjadi beberapa produk, di antaranya produk Mulia dan Tabungan Emas Pegadaian. Untuk memudahkan masyarakat Indonesia dalam berinvestasi emas, Pegadaian tidak hanya menyediakan layanan pembelian emas secara tunai, tapi juga secara angsuran yang bisa dilakukan baik perseorangan maupun bersama kelompok. Layanan investasi emas yang ada di Pegadaian di antaranya:

Mulia Tunai

Melalui Mulia Tunai, Anda bisa memulai berinvestasi secara tunai sesuai dengan dana yang Anda miliki dengan tawaran emas batangan bersertifikat mulai dari 1 gram hingga 1 kilogram. Syarat untuk melakukan transaski Mulia Tunai cukup mudah, yaitu hanya dengan membawa kartu identitas yang berlaku (KTP/SIM/Paspor) dan membayar nilai logam mulia yang akan dibeli.

Selain Mulia Tunai, Pegadaian juga menyediakan layanan pembelian emas secara angsuran untuk perseorangan melalui produk Mulia Personal. Pilihan investasi pada Mulia Personal mulai dari 1 gram sampai dengan 1 kilogram dengan pembayaran uang muka mulai dari 20%. Adapun pilihan waktu pembiayaannya mulai dari 3, 6, 12, 18, 24, dan 36 bulan. Untuk berinvestasi melalui Mulia Personal, Anda bisa langsung datang ke outlet Pegadaian terdekat dengan membawa kartu identitas yang masih berlaku.

Baca juga  Syarat dan Jenis Pinjaman di Pegadaian

Investasi Emas melalui Mulia Arisan dan Kolektif

Mulia Arisan dan Kolektif menawarkan investasi emas kepada Anda dengan sistem angsuran yang melayani investor antar kelompok atau beberapa orang dengan jumlah anggota minimal 6 orang.

Untuk Mulia Arisan, syaratnya Anda wajib memiliki perangkat identitas yang berlaku untuk masing-masing anggota. Nantinya, pembayaran uang muka bisa dimulai dari 10%. Sedangkan untuk transaksi Mulia Kolektif, pembayaran yang muka yang dimulai dari 10%. Pembayaran angsuran Mulia Arisan dan Mulia Kolektif dapat dilakukan secara online, melalui ATM, atau di lebih dari 4.400 outlet Pegadaian.

 Tabungan Emas Pegadaian

Investasi emas semakin mudah melalui Tabungan Emas Pegadaian, dimana Anda sudah bisa menabung emas dengan uang Rp 5.000-an. Nantinya uang yang Anda setorkan akan dikonversi ke dalam bentuk gram emas. Jika Anda memulainya dengan Rp 5.000-an, maka setara dengan 0.01 gram saat dikonversikan.

Tabungan Emas baru bisa Anda cairkan jika saldonya telah setara dengan berat 1 gram. Syarat untuk bisa menabung emas di Pegadaian cukup ringan, yaitu menyerahkan fotokopi kartu identitas resmi berupa KTP/SIM/paspor yang masih berlaku.

Banyak dari kita yang keliru bahwa investasi hanya bisa dilakukan oleh orang-orang tertentu karena membutuhkan modal yang besar. Kita juga sering bertanya-tanya adakah program investasi yang bisa dilakukan dengan modal kecil namun mendapatkan untung yang besar. Berinvestasi kini semakin mudah karena siapa pun bisa melakukannya, bahkan dengan modal kecil sekalipun seperti yang sudah dijabarkan di atas.

Nah, kalau sudah tahu macam-macam investasi modal kecil untung besar, sudah siapkah Anda menjadi investor berikutnya? Semoga bermanfaat!