Bagikan:

Banyaknya penawaran produk investasi saat ini membuat banyak orang tergiur untuk menghimpun kekayaannya pada produk-produk yang memiliki nilai jual tinggi. Namun, tak jarang pula banyak orang yang kurang teliti dalam memilih produk investasi yang pada akhirnya berimbas pada kerugian finansial cukup besar. Produk investasi pada dasarnya memiliki prinsip penanaman modal pada sektor tertentu, tanpa mengharuskan pemilik modal bekerja mencari keuntungan. Semakin tinggi risiko, semakin besar pula timbal baliknya. Kegiatan transaksi keuangan di luar konsep penanaman modal tersebut dinamakan bisnis. Sayangnya, masih banyak orang yang tertipu iming-iming investasi yang menyertakan keharusan mencari downlink, anggota, atau pelanggan untuk diikutsertakan pada program komunitas investasi tertentu. Lantas, apa saja sih yang termasuk investasi aman dan menguntungkan? Simak ulasannya berikut ini.

  1. Logam Mulia, Produk Investasi Aman Terfavorit

Dari dulu hingga sekarang, masyarakat masih mempercayakan emas dan logam mulia sebagai produk investasi aman dan menguntungkan. Ahli ekonomi Jerman, Hans F. Sennholz bahkan berkata,

Tidak ada komoditas yang memiliki nilai jual tinggi dan penerimaan universal sebaik emas.

Konsep investasi emas pun sederhana, membeli sekarang dan menjualnya saat harganya sedang tinggi. Selain memiliki nilai jual yang terus naik setiap tahunnya, emas dan logam mulia pun sangat mudah didapatkan. Saat ini banyak lembaga keuangan yang menawarkan investasi emas secara kredit, yang tentunya semakin memudahkan masyarakat untuk membeli emas. Adapun kelebihan dan kekurangan investasi emas meliputi:

  • Harga emas relatif stabil dan bahkan cenderung mengalami kenaikan setiap tahunnya.
  • Emas memiliki likuiditas tinggi. Anda dapat menjual atau menggadaikan emas kapanpun dibutuhkan. Dengan kata lain, emas merupakan tabungan dana cadangan yang menjanjikan.
  • Emas butuh tempat penyimpanan yang aman.

Investasi emas semudah yang Anda bayangkan kini bisa terealisasi berkat adanya program Emasku dari Pegadaian. Selain berinvestasi logam mulia, Anda juga mendapatkan perlindungan asuransi sampai dengan 30 juta rupiah. Sangat menarik, bukan?

  1. P2P Lending, Investasi Aman Berbasis Teknologi

Tahun 2018 bisa jadi tahun baik bagi Anda yang ingin berinvestasi di bidang financial technology (fintech). Berkat kemajuan di bidang perbankan digital, Anda dapat melakukan transaksi keuangan sekaligus berinvestasi melalui platform khusus. Salah satu produk investasi fintech yang dapat Anda pertimbangkan adalah P2P Lending (peer-to-peer lending).

Prinsip investasi ini adalah penawaran paket investasi dalam bentuk pemodalan usaha yang dilakukan oleh pengelola platform P2P. Salah satu faktor yang membuat P2P lending menarik adalah nilai imbal balik yang cukup kompetitif dengan tingkat volatilitas rendah. Anda pun tidak memerlukan modal besar untuk investasi ini. Cukup dengan modal awal Rp100.000-Rp1.000.000, Anda sudah dapat menyalurkan modal dalam bentuk investasi kepada para peminjam.

  1. Deposito, Produk Investasi dengan Imbal Balik Menarik

Selain tabungan, deposito juga bisa jadi alternatif investasi aman bagi Anda yang tidak ingin ambil risiko besar. Tingkat imbal balik deposito pun lumayan menarik karena nilainya stabil atau setara dengan laju inflasi sekitar 6 persen tiap tahunnya. Tak hanya menarik dari sisi imbal balik, deposito juga menawarkan kemudahan dalam pembukaan rekening, penarikan, dan pilihan jangka waktu. Dana yang Anda simpan pun aman sebab kegiatan deposito sudah diawasi Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sesuai ketentuan yang berlaku.

  1. Reksadana, Produk Investasi yang Cocok bagi Pemula

Berinvestasi di reksadana tidak memerlukan pengetahuan maupun keahlian khusus, sebab dana yang Anda investasikan dikelola oleh seorang manajer investasi profesional. Dari segi pengelolaannya, reksadana dapat dikatakan aman dan menguntungkan bagi Anda yang baru pertama kali memulai investasi.

Investasi reksadana sangat dipengaruhi kondisi pasar saham global. Jika IHSG positif, Anda bisa mendapatkan imbal balik di atas 20 persen. Jumlah dana yang dapat disetorkan untuk investasi reksadana pun relatif rendah, yakni mulai Rp 100.000.

  1. Tanah, Produk Investasi yang Tidak Pernah Merugikan

Masyarakat dari berbagai latar belakang ekonomi dan pendidikan masih mempercayakan tanah sebagai produk investasi aman yang dapat memberikan keuntungan besar dalam jangka panjang. Harga tanah yang terus  menerus naik setiap tahunnya menjadi alasan utama banyak orang menyukai produk investasi satu ini. Beberapa investor tanah bahkan dapat menikmati untung hingga puluhan juta dalam jangka waktu harian berkat aktivitas jual-beli tanah, terlebih jika tanah berada di posisi strategis.

Itulah beberapa investasi aman dan menguntungkan di tahun 2018 yang dapat Anda pertimbangkan. Bagaimana, tertarik memulai investasi di tahun ini?