Mengatur Keuangan Saat New Normal, Begini Tipsnya!
Bagikan:

Pandemi Covid-19 memasuki bulan ketiga sejak kasus pertama muncul. Perekonomian sempat  kacau di beberapa sektor, bahkan berhenti sama sekali. Terjadi perubahan besar yang terjadi pada perilaku konsumen dalam membelanjakan uangnya. Beberapa saat yang lalu, pemerintah Indonesia sudah menyiapkan kondisi untuk menghadapi New Normal. Kondisi new normal mendorong masyarakat untuk beradaptasi agar aktivitas sehari-hari tidak terhenti.  Beberapa Financial planner menyarankan masyarakat mengencangkan ikat pinggang saat menghadapi new normal. Ini adalah saat yang tepat untuk mengatur keuangan kembali. Berikut adalah tips Mengatur keuangan saat New Normal.

1. Cek dan Ketahui Kondisi Finansial

Perlu disadari bahwa pandemic COVID-19 ini berdampak pada kondisi finansial. Kepanikan masyarakat membuat tagihan membengkak karena pembelian keperluan yang berlebih atau yang dikenal dengan istilah panic buying. Pembelian bahan makanan, alat pelindung diri dan multivitamin penjaga daya tahan tubuh yang berlebih ini lah yang membuat tagihan membengkak. Untuk menghindari panic buying ini, perlu sangat penting untuk mengetahui kondisi keuangan saat ini. Dengan mengetahui kondisi keuangan secara nyata ini, kita jadi terbantu untuk membuat alokasi keuangan, mendisiplinkan diri untuk mengontrol pengeluaran dan lebih kreatif dalam mengatur keuangan.

2. Membuat Budget Bulanan

Mengatur budget berarti mengatur gaya hidup. Untuk itu, mulailah dengan membuat daftar pengeluaran rutin. Caranya dengan mencatat apa yang menjadi kebutuhan prioritas. Kebutuhan utama seperti makanan dan pengeluaran rumah tangga (listrik, gas, air, paket internet). Kemudian, alokasikan 5-10 persen untuk dana darurat. Dengan membuat budget, akan sangat membantu kita dalam menentukan pos keuangan mana yang menjadi prioritas. Jika kebutuhan utama telah terpenuhi, maka kamu bisa mengeluarkan uang untuk berbelanja.

3. Catat semua Pengeluaran

Untuk mengatur keuangan di situasi seperti saat ini, sangat diperlukan sikap disiplin dan pengawasan terhadap dari diri sendiri untuk rajin mencatat pengeluaran. Menulis catatan pengeluaran harian akan sangat membantu kamu dalam memonitor berapa uang yang telah kamu habiskan dan berapa budget yang masih tersisa.

4. Bijak Menggunakan Uang

Berbagai godaan diskon di marketplace terkadang membuat kita lapar mata. Berbelanja online kadang tidak terasa karena kita tidak mengeluarkan uang secara fisik. Pastikan untuk mendahulukan kewajiban dan kebutuhan pokok, dana darurat serta invetasi, Jika ada dana berlebih, alangkah baiknya memberikan uluran tangan bagi saudara yang membutuhkan dan menggunakan uang secara bijak.

Masa Pandemi ini menyadarkan kita bahwa sangat penting untuk memiliki dana darurat di situasi saat ini. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk menyimpan dana darurat, misalnya dengan berinvestasi emas. Emas merupakan salah satu pilihan instrumen keuangan yang cocok untuk menyimpan dana darurat karena mudah di akses, cukup likuid dan aman. Investasi emas bisa dilakukan secara mandiri dengan membeli dan menyimpannya di rumah atau berinvestasi di lembaga keuangan seperti Pegadaian. Pegadaian merupakan lembaga keuangan yang menyediakan layanan investasi emas melalui Tabungan Emas Pegadaian. Tabungan Emas Pegadaian memberikan layanan penitipan saldo emas yang memudahkan masyarakat untuk berinvestasi emas.

Tabungan Emas Pegadaian bisa menjadi alternatif pilihan investasi saat kondisi New normal karena sangat mudah dilakukan dan murah.  Dengan layanan ini, kamu bisa melakukan pembelian emas mulai dari 0,01 gram. Layanan tabungan emas ini pun tidak hanya ada di outlet Pegadaian saja tetapi juga di Aplikasi Pegadaian Digital dan marketplace.

Selain mudah dicairkan, keuntungan dari Tabungan Emas Pegadaian ini adalah biaya administrasi dan pengelolaan yang dibebankan ringan, nasabah dapat melakukan transfer ke rekening Tabungan Emas mulai dari 0,1 gram, order cetak emas dapat dilakukan mulai dari kepingan 1 gram, dijamin karatase 24 karat, harga jual dan buyback yang kompetitif, serta dapat melakukan buyback mulai dari 1 gram.

Meskipun pandemic COVID-19 membuat keuangan tahun ini jadi lebih berat dari biasanya, tapi pasti ada hikmah yang bisa diambil. Demi kondisi finansial yang matang dalam menghadapi New normal, pastikan untuk mengatur keuangan dengan baik dan benar.