Ingin Menambah Penghasilan Selama Bulan Ramadhan? Coba 5 Peluang Ini!
Bagikan:

Bulan suci Ramadhan menjadi bulan yang ditunggu-tunggu oleh umat muslim di seluruh dunia. Meskipun puasa tahun ini terasa begitu berbeda dengan tahun kemarin karena adanya pandemi COVID-19, namun hal ini tidak menghilangkan makna bulan Ramadhan itu sendiri.

Salah satu hal yang identik dengan bulan Ramadhan adalah banyaknya orang yang berjualan makanan, mulai dari makanan berat hingga makanan ringan. Makanan yang dijual ini merupakan hidangan untuk berbuka puasa ataupun menu sahur. Bagi kamu yang ingin mencari peluang selama bulan Ramadhan ini, berikut ini adalah referensi bisnis selama bulan puasa yang bisa dicoba.

1.Bisnis Katering

Bisnis ini sebetulnya tidak hanya dijalankan saat bulan puasa saja. Tapi, saat bulan puasa permintaan akan cenderung meningkat untuk hidangan buka puasa atau menu sahur.

Kamu bisa menawarkan bisnis katering ini ke teman-teman dan mengirimkan ke rumahnya dengan kurir online. Biasanya paket katering ini dapat berupa kontrak selama sebulan maupun harian.

2.Bisnis Makanan dan Minuman Berbuka Puasa

Penjual makanan dan minuman berbuka puasa seringkali ditemui saat bulan Ramadhan tiba. Mulai dari berjualan di pinggir jalan hingga memanfaatkan halaman rumah sebagai lapak bisnis.

Untuk makanan berbuka puasa, kamu bisa menjual aneka gorengan, lontong, hingga berbagai macam kue manis. Sedangkan untuk minuman buka puasa, kamu bisa menjual kolak, aneka jenis es seperti es buah dan lain sebagainya.

3.Bisnis Kue Kering

Kue kering menjadi salah satu hal yang identik dengan bulan Ramadhan. Permintaan aneka kue kering seperti nastar, putri salju, kastengel akan meningkat menjelang Lebaran. Kamu juga bisa mengambil peluang ini untuk menjual kue kering dengan menawarkannya kepada teman-teman melalui media sosial.

4.Bisnis Makanan Siap Saji

Di tengah pandemi COVID-19 ini, himbauan untuk mengurangi frekuensi keluar rumah harus dijalankan. Hal ini dilakukan untuk menghindari keramaian yang berpotensi menambah penyebaran virus. Maka dari itu, berjualan makanan siap saji menjadi peluang yang baik. Pasalnya, banyak orang yang enggan keluar rumah dan lebih memilih memiliki stok makanan untuk beberapa hari. Makanan siap saji yang awet beberapa hari ini bisa jadi alternatif makanan enak yang mudah diolah.

Saat ini, sudah banyak alternatifnya mulai dari aneka olahan sambal, cumi asin, tumis tongkol, ayam ungkep, mini pao, dan sebagainya yang bisa disimpan beku lalu hanya perlu dihangatkan untuk dimakan menjadi lauk atau camilan saat sahur dan berbuka puasa. Jika belum punya modal, saat ini sudah ada sistem reseller untuk makanan seperti ini. Pemasarannya bisa dilakukan melalui media sosial dan berjualannya bisa melalui marketplace online.

5.Bisnis Jasa Belanja dan Antar Kebutuhan Rumah Tangga

Selain makanan siap saji, jasa belanja dan antar kebutuhan rumah tangga juga berpeluang besar di masa pandemi seperti ini. Orang-orang yang kesulitan menggunakan transportasi umum bahkan enggan keluar rumah merupakan target pasar terbaik. Tawarkan jasa berbelanja sesuai daftar kebutuhan mereka di pasar atau swalayan lalu antarkan ke rumah masing-masing. Mulai pasarkan ke teman-teman dekat lalu minta mereka memberikan testimoni.

Bagi kamu yang ingin berbisnis, bulan puasa selalu membuka peluang yang besar karena permintaan akan kebutuhan pangan yang cukup tinggi. Untuk memulai membuka usaha, tentunya modal adalah hal yang utama. Tidak harus membuka usaha yang besar, kamu bisa mulai membuka usaha sesuai modal yang dimiliki.

Namun, jika dirasa modal yang dimiliki tidak cukup karena masih ada beberapa kebutuhan yang harus dipenuhi, maka mengajukan pembiayaan bisa menjadi salah satu solusinya. Kamu bisa mengajukan pembiayaan ke Pegadaian Syariah dengan menggadaikan aset yang dimiliki dan mengambilnya kembali ketika pinjaman sudah dilunasi.

Salah satu produk Pegadaian Syariah yang bisa menjadi solusi bisnis kamu adalah Pembiayaan Rahn. Pembiayaan ini menjadi solusi untuk mendapatkan dana cepat sesuai dengan prinsip Syariah. Barang jaminan pada pembiayaan Rahn ini berupa emas perhiasaan, emas batangan, berlian, smartphone, laptop, barang elektronik lainnya, sepeda motor, mobil atau barang bergerak lainnya.

Pembiayaan ini memberikan pinjaman mulai dari Rp. 50.000 dengan jangka waktu peminjaman selama empat bulan yang dapat diperpanjang berkali-kali atau dilunasi sewaktu-waktu. Saat ini, pelayanan Rahn tersedia di lebih dari 600 outlet Pegadaian Syariah di seluruh Indonesia.

Demikian ulasan mengenai Peluang Usaha di Bulan Ramadhan. Pastikan memilih jenis usaha yang sesuai dengan minat dan kemampuan dan atur rencana keuangan dengan sebaik mungkin agar proses bisnis berjalan dengan baik.