Bisnis era digital kini menjadi marak, ketahuilah cara bersaing di dalamnya.
Bagikan:

Dalam 10 tahun terakhir, adakah pedagang keliling di lingkungan rumah Anda yang tetap menjalani profesi tersebut sampai sekarang? Kondisi stagnan semacam itu bisa dialami pebisnis mana pun ketika tidak mampu bersaing di era digital.

Kehadiran bisnis era digital ditandai dengan munculnya The General Agreement on Tariffs and Trade (GATT) dan ASEAN Free Trade Area (AFTA). Hal ini mengindikasikan, siap atau tidak, pebisnis harus bersaing ketat dengan pelaku usaha dari berbagai negara di Asia.

Ironisnya, tidak semua pebisnis peduli dengan perkembangan tersebut. Akibatnya, bisnis mereka mengalami penurunan omset—bahkan gulung tikar. Lalu, tindakan apa saja yang harus Anda lakukan supaya bisa bersaing di era digital?

  • Memaksimalkan Digital Marketing

Digital marketing kini menjadi tren di kalangan pebisnis. Semua aktivitas digital marketing dilakukan secara online. Untuk menerapkan metode pemasaran ini, Anda bisa menggunakan jasa e-commerce, toko online sendiri, atau media sosial.

Pemasaran digital lewat media sosial biasanya lebih cepat berkembang, misalnya melalui Facebook dan Instagram. Hal itu karena pengguna media sosial terbilang banyak dan beragam. Dengan begitu, Anda bisa memilih target konsumen sesuai tujuan bisnis.

Supaya pemasaran lewat media sosial sukses, Anda perlu menyediakan konten berkualitas. Sebagai contoh, Anda ingin menjual aneka sepatu wanita. Untuk menarik minat konsumen, lengkapi gambar sepatu yang dipasang di media sosial dengan deskripsi detail. Jangan lupa, sisipkan video testimoni atau profil produk secara lengkap.

  • Menggunakan Software Akuntansi

Tahun 2008 lalu, sebuah firma jasa keuangan di Amerika Serikat—Lehman Brothers—mengumumkan kepailitan. Penyebab utamanya adalah utang Lehman Brothers melebihi jumlah aset. Perusahaan ini juga dikabarkan memiliki manajemen keuangan yang buruk, seperti tidak pernah membuat catatan arus kas, lupa menyimpan bukti transaksi, serta tidak memiliki akuntan profesional.

Belajar dari kasus Lehman Brothers, bisnis kecil maupun besar, harus merapikan catatan keuangan. Dulu, pembukuan tersebut hanya bisa dilakukan secara manual. Namun kini, Anda bisa menggunakan software akuntansi. Perangkat lunak ini memastikan setiap angka yang dimasukkan ke sistem sudah sesuai dengan data di buku.

Software akuntansi juga memiliki fitur yang bisa membantu pembuatan laporan laba rugi, neraca, serta laporan finansial. Bahkan, Anda dapat melihat profit secara real time dan mengontrol jalannya usaha dari berbagai perangkat.

  • Memudahkan Transaksi dengan Teknologi

Memberikan kemudahan bertransaksi merupakan salah satu bentuk layanan pelanggan. Jika Anda memiliki toko online, buat sistem pembayaran yang praktis. Misalnya, meringkas formulir pembelian dalam satu halaman dan menyediakan berbagai metode pembayaran.

Sebaliknya, bagi Anda yang mempunyai toko offline, gunakan aplikasi kasir untuk memudahkan transaksi. Pastikan konsumen merasa nyaman ketika melakukan pembayaran di kasir. Kalau memungkinkan, sediakan metode pembayaran nontunai.  

  • Inovasi Produk Berkelanjutan

Kecanggihan teknologi mendorong produktivitas masyarakat dalam berbisnis. Sebagian dari mereka kerap menciptakan produk baru yang lebih inovatif dan menarik. Jika tidak mampu berinovasi seperti mereka, bisa jadi bisnis Anda tenggelam di era digital.

Intinya, inovasi adalah kunci untuk mempertahankan bisnis sekaligus mengembangkannya. Anda tidak perlu membuat hal berbeda saat berinovasi; cukup berikan sentuhan modern pada produk lama supaya tampak kekinian.

  • Membangun Komunikasi dan Kolaborasi Tim

Komunikasi merupakan kunci pengembangan bisnis. Dulu, untuk berkomunikasi dengan klien atau mitra bisnis, Anda harus membuat jadwal pertemuan. Namun sekarang, pertemuan bisa dilakukan kapan saja dan dari mana saja lewat berbagai perangkat.

Selain komunikasi, Anda juga mesti melakukan kolaborasi tim. Kegiatan ini tidak memerlukan tatap muka langsung; cukup lewat video conference atau aplikasi lainnya yang mendukung pertemuan secara online.

Melalui komunikasi dan kolaborasi intensif, Anda bisa membangun tim yang solid. Adanya tim solid akan mempercepat pengembangan bisnis. Pasalnya, tiap anggota tim mampu menyelesaikan tugas dengan baik.

Selain tips-tips diatas, pastikan arus kas bisnis Anda berlangsung dengan baik. Jika butuh kucuran dana yang mudah dan aman Anda bisa memanfaatkan Gadai Tabungan Emas dari Pegadaian. Dengan layanan ini Anda bisa mendapatkan pinjaman dengan agunan berupa saldo Tabungan Emas yang Anda miliki. Sewa modal yang diberikan sangat ringan yaitu 0.75% per 15 Hari. Satu hal yang paling utama adalah layanan Gadai Tabungan Emas tidak hanya bisa diakses di outlet Pegadaian tapi juga melalui aplikasi Pegadaian Digital Service. Mudah, cepat, dan menguntungkan bukan?

Demikianlah tips bersaing dalam dunia bisnis era digital. Persaingan ketat yang terjadi di masa kini mestinya menjadi penyemangat Anda untuk terus bergerak. Seperti kata Albert Einstein, bahwa hidup ini seperti sepeda, supaya tetap seimbang, Anda harus tetap mengayuhnya. Jadi, siapkan diri Anda mulai sekarang; beranilah menghadapi masa depan.