Kenaikan harga emas yang terus menerus, membuatnya jadi opsi bijak dalam berinvestasi. Harga emas diperkirakan bakal makin melesat di tahun 2019. Apa penyebabnya?
Bagikan:

Tahun 2019 menjadi momen yang membahagiakan bagi Anda yang memilih emas sebagai instrumen investasi. Kenaikan harga emas yang berlangsung sepanjang tahun 2019 memunculkan rekor harga emas tertinggi sepanjang masa. Saat ini, harga emas bisa Anda temukan berada di kisaran Rp750 ribuan per gram. Kenaikan tersebut diperkirakan bakal terus berlanjut sampai pada kisaran harga Rp800 ribu per gram.

Tingkat kenaikan harga emas pada tahun 2019 memang sangat drastis jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Selama trimester pertama tahun 2018, harga emas mengalami kenaikan hanya 1,01 persen. Angka ini sangat kontras kalau dibandingkan dengan tingkat kenaikan yang berlangsung pada trimester pertama tahun 2019. Sebagai informasi, harga emas sepanjang trimester pertama 2019 naik sebesar 6,53 persen.

Alasan yang Jadi Penyebab Kenaikan Harga Emas di Tahun 2019

Fenomena peningkatan harga emas sepanjang tahun 2019 tidak terjadi secara tiba-tiba. Kenaikan harga tersebut merupakan imbas dari kondisi perekonomian global saat ini. Ada beberapa faktor yang membuat harga emas mengalami peningkatan secara drastis di tahun 2019, yaitu:

1. Perang dagang antara China dan Amerika Serikat

Kondisi politik yang panas antara Amerika Serikat dan China menjadi faktor utama peningkatan harga emas. Kedua negara tersebut, tengah terlibat perang dagang. Pada tahun 2019, situasi perang dagang antara kedua negara tersebut memang terus memanas. Berbagai kebijakan dilakukan untuk melemahkan perekonomian lawan.

Pada bulan Mei 2019, Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberlakukan kebijakan peningkatan bea impor untuk produk yang berasal dari China. Nilai peningkatan bea impor tersebut cukup tinggi, dari yang awalnya hanya 10 persen menjadi 25 persen untuk produk senilai US$200 miliar. China kemudian membalas lewat kebijakan serupa. Pemerintah Negeri Tirai Bambu menetapkan bea impor produk senilai US$60 miliar adalah 5 sampai 25 persen.

Karena kondisi perang dagang yang tengah memanas, banyak investor berusaha untuk menghindari aktivitas investasi berisiko tinggi. Sebagai gantinya, banyak investor yang kemudian mengalihkan dananya untuk membeli emas. Alasan utamanya, karena emas dianggap sebagai jenis investasi yang menawarkan risiko rendah.

2. Nilai tukar rupiah yang melemah

Selain karena situasi perang dagang antara Amerika Serikat dan China, peningkatan harga emas juga disebabkan oleh kondisi nilai tukar rupiah yang belum membaik. Sepanjang tahun 2019, nilai tukar rupiah berada pada kisaran Rp14 ribuan per USD.

Hal yang perlu Anda ketahui, nilai tukar rupiah terhadap dolar yang melemah, berpengaruh pada nilai emas dunia. Harga emas dunia memiliki nilai yang selaras dengan nilai dolar terhadap rupiah. Jadi, ketika nilai tukar rupiah terhadap dolar mengalami penurunan, harga emas akan mengalami lonjakan.

3. Tingkat suku bunga

Tingkat suku bunga pada tahun 2019 juga memberi keuntungan bagi para investor emas. Nilai suku bunga berbanding terbalik dengan harga emas. Ketika nilai suku bunga mengalami kenaikan, maka harga emas menurun. Hal yang sama juga terjadi saat nilai suku bunga turun sehingga harga emas mengalami peningkatan.

Dalam rapat yang diadakan The Federal Reserve System atau biasa disebut The Fed (bank sentral Amerika Serikat), diputuskan bahwa tingkat suku bunga ditahan pada rentang antara 2,25 persen sampai 2,5 persen. Tidak ada tanda dari The Fed untuk menaikkannya. Bahkan, para investor memperkirakan kalau The Fed bakal menurunkan nilai suku bunga.

4. Tingkat permintaan yang tinggi

Faktor-faktor diatas menyebabkan tingkat permintaan terhadap emas oleh para investor meningkat. Hal itu memengaruhi harga emas sehingga harga emas ikut melejit. Sesuai dengan hukum ekonomi, semakin banyaknya permintaan, maka nilai emas ikut meningkat.

Nah, itulah alasan yang menjadi jawaban kenapa fenomena peningkatan harga emas terus berlangsung di sepanjang tahun 2019. Anda bisa pula turut berpartisipasi untuk bisa meraih keuntungan dari peningkatan harga emas tersebut. Caranya juga mudah, yaitu dengan memiliki Tabungan Emas di Pegadaian. Anda bisa langsung membuka rekening tabungan emas secara online melalui aplikasi Pegadaian Digital Service. Jadi tunggu apalagi, ayo segera unduh aplikasi Pegadaian Digital Service yang tersedia di Google Play dan App Store. Selamat berinvestasi emas!