Bagikan:

Bisnis kreatif adalah bisnis masa kini yang sangat potensial. Peluang usahanya lumayan besar dan semakin berkembang seiring waktu. Beberapa di antaranya adalah bisnis kreatif di bidang kuliner, perlengkapan rumah tangga, aksesori, hingga bisnis jasa atau pelayanan. Berbeda dengan bisnis konvensional, bisnis kreatif mengutamakan ide dan inovasi dalam berbagai produknya. Lalu, bagaimana dengan keuntungan yang didapatkan? Bisa dibilang, menggeluti bisnis kreatif tidak kalah menarik dibandingkan bisnis konvensional, lho. Bahkan, pada beberapa kasus, pelaku bisnis kreatif dapat mendulang untung yang sangat besar. Salah satu faktor penentu kesuksesannya adalah pengenalan terhadap karakteristik pelanggan. Nah, berikut adalah ulasan macam-macam pelanggan yang cocok untuk bisnis kreatif.

1. Pelanggan Melek Teknologi

Pelanggan yang melek teknologi adalah pelanggan yang sangat potensial untuk bisnis kreatif. Mereka biasanya akrab dengan gadget dan setiap hari selalu berselancar di media sosial maupun portal media untuk mencari informasi terbaru. Pola kehadiran mereka biasanya berkerumun sehingga sekali saja mencicipi produk atau jasa tertentu yang berkualitas, bisa langsung viral. Bonusnya, bisnis kreatif Anda akan mendapatkan iklan gratis dari promosi spontan para netizen tersebut. Cara untuk menarik konsumen yang memiliki karakteristik ini sangat mudah, kok. Anda hanya perlu aktif berkampanye di dunia maya, memenuhi kebutuhan mereka akan informasi yang detail, serta menyediakan layanan yang praktis. Ingat, pelanggan jenis ini lebih senang dengan sesuatu yang mudah dan praktis.

2. Pelanggan yang Menyukai Seni

Sebagian besar bisnis kreatif tidak bisa dipisahkan dari seni tertentu. Misalnya, bisnis jasa mencetak kartu undangan pernikahan. Saat ini, bentuk kartu undangan pernikahan tidak lagi kaku, tetapi bisa didesain sedemikian rupa sehingga terlihat lebih artistik. Bagi yang menjalankan bisnis seperti ini, calon pelanggan potensial Anda adalah mereka yang benar-benar menyukai dan peduli terhadap hal-hal yang berbau seni. Orang-orang seperti ini biasanya menyukai detail dan kerumitan yang terlihat indah. Karena itu, Anda tentu harus mengimbanginya dengan kualitas yang sesuai. Hal-hal yang perlu dihindari adalah memproduksi sesuatu yang monoton dan asal jadi. Bagi pelanggan kategori ini, inovasi adalah alasan nomor satu untuk membeli produk atau menggunakan jasa Anda. Nah, mampukah Anda menyediakannya?

Baca juga  Tutorial Bisnis Online bagi Pemula

3. Pelanggan Antimainstream

Salah satu jenis pelanggan dari macam-macam pelanggan yang biasanya menjadi sasaran empuk bagi industri kreatif adalah mereka yang bersifat antimainstream. Karakter ini bukan hanya berupa prinsip, tetapi terlihat dari gaya berpakaian, pilihan kuliner, hingga aksesori yang digunakan. Seperti halnya bisnis kreatif yang tidak biasa, para pelanggan yang masuk dalam kategori antimainstream menyukai hal-hal yang unik dan berbeda dari produk kebanyakan. Mereka ingin sesuatu yang berbeda, tidak seragam, dan khusus. Salah satu contoh produk kreatif yang dimaksud adalah benda-benda handmade yang menawarkan ciri khas tertentu. Melalui produk atau jasa yang mereka pakai tersebut, para pelanggan ini ingin menunjukkan kehadiran mereka. Lalu, bagaimana cara untuk menarik hati mereka? Pastikan produk atau jasa kreatif yang ditawarkan mewakili prinsip unik tersebut. Zig Ziglar mengatakan:

Tawarkan kepada pelanggan Anda paling sedikit satu pelayanan yang tidak mereka peroleh di tempat lain.

4. Pelanggan Peduli Lingkungan

Beberapa bisnis kreatif menggunakan bahan bekas sebagai bahan bakunya. Oleh karena itu, produk ini biasanya akan laku di tangan para pembeli yang peduli terhadap lingkungan. Contohnya, perlengkapan rumah tangga yang terbuat dari botol-botol bekas, aksesori yang berasal dari bahan daur ulang, dan sebagainya. Dengan membeli produk-produk ini, para pelanggan sekaligus dapat berkontribusi terhadap kebaikan alam. Karena itu, jika Anda ingin berhasil meraih penjualan dari kelompok pecinta lingkungan ini, fokuslah pada bahan serta proses yang ramah lingkungan. Cukup sederhana, bukan?

Bagi Anda yang tertarik untuk memulai bisnis kreatif namun masih terkendala modal usaha, Pegadaian hadir memberi solusi untuk Anda. Melalui berbagai produk yang ditawarkan, Anda bisa memilih sesuai dengan kebutuhan Anda. Berikut ini merupakan produk-produk yang ditawarkan oleh Pegadaian:

Baca juga  Berbagai Bisnis dengan Modal di Bawah Rp1 Juta

Kredit Cepat & Aman (KCA)

Melalui produk Kredit Cepat & Aman (KCA), Anda bisa mendapat pinjaman mulai dari Rp 50.000 dalam waktu hanya 15 menit saja. Adapun persyaratan untuk bisa mendapatkan dana melalui KCA ini, Anda harus membawa fotokopi kartu identitas resmi yang masih berlaku (KTP, SIM, atau paspor) dan menyerahkan agunan atau barang jaminan berupa emas (emas perhiasan/batangan), kendaraan, handphone, laptop, dan barang elektronik lainnya. Bagi Anda yang menjadikan kendaraan bermotor sebagai jaminannya, maka wajib membawa BPKP dan STNK yang asli. Kemudian, nasabah akan menandatangai Surat Bukti Kredit (SBK). Jangka waktu peminjaman yang diberikan oleh Pegadaian yaitu selama 4 bulan dan dapat diperpanjang berkali-kali.

KRASIDA (Kredit Gadai Sistem Angsuran)

Melalui produk KRASIDA (Kredit Gadai Sistem Angsuran), Anda bisa mengajukan pinjaman untuk berbagai keperluan dengan barang jaminan atau agunan berupa emas. Untuk mengajukan pinjaman dana melalui KRASIDA ini, Anda bisa mendatangi outlet Pegadaian dengan membawa fotokopi KTP, kartu keluarga, dokumen sah lainnya serta agunan berupa emas. Melalui produk KRASIDA, Anda bisa mendapatkan pinjaman mencapai 95% dari nilai taksiran agunan dengan jangka waktu pinjaman dengan mulai dari 6, 12, 24, hingga 36 bulan.

Kreasi

Bagi Anda yang telah memiliki bisnis kreatif dan ingin mengembangkannya untuk mencapai target pasar yang lebih luas, Anda bisa melakukannya melalui produk Kreasi. Produk Kreasi ini memberikan pinjaman pada Anda mulai dari 1 juta rupiah hingga 200 juta rupiah dengan sistem Fidusia, yang mana barang yang dijadikan jaminan atau agunan hanya surat-surat kendaraan bermotor, yang meliputi BPKB asli, fotokopi STNK, dan faktur pembelian, sehingga kendaraan masih bisa digunakan untuk menunjang usaha Anda. Untuk mengajukan pinjaman Kreasi, Anda harus memiliki usaha yang memenuhi kriteria kelayakan serta telah berjalan minimal selama satu tahun. Berkas atau dokumen yang harus Anda serahkan meliputi fotokopi KTP, kartu keluarga, dan surat nikah bagi Anda yang telah menikah, serta persyaratan utama yaitu agunan berupa dokumen kepemilikan kendaraan berupa BPKB asli, STNK, dan faktur pembelian atau Bukti Pemilik Hak Tempat Berjualan (BPHTB).

Baca juga  Cara Memulai Usaha Tanpa Modal

Nah, sekarang Anda sudah tahu kan macam-macam pelanggan yang cocok untuk bisnis kreatif? Selamat menjalankan bisnis dan mencari pelanggan. Peluang bisnis kreatif memang semakin besar seiring dengan perkembangan teknologi, salah satunya media sosial. Jadi, manfaatkan dengan sebaik-baiknya ya!