Membuka bisnis di luar negeri bukanlah hal yang mustahil mengingat kemajuan teknologi yang terjadi saat ini
Bagikan:

Bagi Anda pemilik usaha mandiri alias wirausahawan, inovasi dan kreativitas tentu sangat diperlukan untuk mengembangkan usaha. Berbagai tantangan dan peluang datang silih berganti mematangkan strategi bisnis Anda. Apalagi di era persaingan global seperti sekarang, bisnis yang dijalankan tak terbatas ruang dan waktu, seperti bisnis di luar negeri.

Nah, apakah Anda terpikir untuk mengembangkan bisnis di luar negeri? Dengan kemudahan teknologi saat ini, bukan hal yang mustahil untuk memiliki toko cabang ataupun membuka bisnis baru di luar negeri. Anda hanya perlu mengetahui strategi yang tepat. Bagaimanakah caranya? Anda dapat menyimak terlebih dahulu penjelasan berikut.

  • Kenali Potensi Pasar
    Sebelum membuka bisnis di luar negeri, Anda perlu melakukan riset terlebih dahulu mengenai segala hal yang berkaitan dengan negara yang menjadi sasaran penjualan. Ketahuilah seperti apa budaya yang ada di sana, apa produk atau kegiatan yang sedang tren, dan kira-kira peluang apa yang bisa Anda dapat. Anda juga perlu mengetahui peta persaingan bisnis yang akan Anda buka, seperti apa strategi untuk bertahan serta mengenali potensi kendala yang mungkin muncul. Jangan lupakan juga masalah perizinan baik di dalam negeri ataupun di negara tujuan.
  • Buat Citra atau Branding yang Bagus
    Bila Anda telah terlebih dahulu membuka bisnis di dalam negeri, tentu Anda butuh sarana promosi lebih gencar saat akan mengembangkan bisnis di luar negeri. Citra yang bagus saat masih di dalam negeri akan sangat membantu mendongkrak promosi selanjutnya. Hal ini tentunya dapat diraih dengan cara bersikap profesional dan selalu memberikan yang terbaik kepada pelanggan. Apabila Anda menjual barang, jualah hanya barang kualitas terbaik yang tidak akan mengecewakan pelanggan. Dengan begitu, konsumen akan puas dan mengapresiasi bisnis Anda.
    Ketika Anda telah meraih kepercayaan dan citra yang baik di dalam negeri, Anda akan lebih percaya diri untuk melebarkan sayap ke luar negeri. Bahkan, bukan tidak mungkin justru konsumen luar negeri yang akan menyapa terlebih dahulu karena mendengar branding produk Anda yang sudah tersohor. Untuk itulah mengapa seorang pebisnis muda seperti Rangga Umara menyampaikan pesan, “Setiap usaha kalau dikerjakan pakai cinta pasti hasilnya luar biasa”. Kesungguhan dan cinta atau passion yang dikerahkan dalam berbisnis, pasti akan terlihat oleh konsumen dan menimbulkan kepercayaan terhadap bisnis Anda.
  • Perhitungkan Keuntungan dan Kerugian dengan Cermat
    Saat membuka bisnis di luar negeri, tentu perlu mengeluarkan modal ekstra. Selain modal untuk membangun toko atau gerai, beberapa negara juga memberlakukan pajak atau biaya khusus bagi pengusaha dari luar negeri yang akan membuka bisnis di wilayah mereka. Di sinilah pentingnya riset mendalam sebelum menjamah pasar luar negeri. Anda perlu memperhitungkan berapa kira-kira omzet yang akan didapat dibanding dengan modal yang harus dikeluarkan. Apakah membuka bisnis di luar negeri mendatangkan keuntungan atau justru kerugian?
    Namun sebagai seorang pengusaha, tantangan tentu tak akan menghalangi Anda dalam berinovasi. Adanya masalah yang menghadang bukan berarti tak ada solusinya bukan? Ketika menghadapi kendala, mungkin ini petunjuk bagi Anda untuk belajar kembali menggali ilmu baik secara teori ataupun pengalaman orang lain. Bagi pengusaha, menyelesaikan tantangan tentu akan membuatnya “naik level”.
  • Buat Kerja Sama Kuat dengan Mitra di Luar Negeri
    Ini adalah salah satu hal penting untuk membuka bisnis di luar negeri. Untuk keperluan promosi, mungkin Anda akan membutuhkan bantuan pihak lain yang ada di sana. Maka membangun koneksi atau kerja sama dengan mitra lain perlu diperhatikan. Beberapa cara bisa dilakukan, misalnya saja mengikuti pameran atau bergabung dengan komunitas pengusaha.
    Namun, jangan lupa pula untuk cermat dalam memilih mitra kerja. Selidiki dengan baik latar belakangnya dan hanya pilih mitra yang tepercaya. Memang tidak mudah untuk selalu mengontrol bisnis yang ada di luar negeri. Jangan sampai Anda mudah terlena dan tertipu oleh mitra yang tidak bertanggung jawab.
Baca juga  Manisnya Bisnis Sewa Mobil Saat Lebaran

Membuka bisnis di luar negeri pun membutuhkan modal yang lebih banyak jika dibandingkan dengan membuka bisnis di negeri sendiri. Untuk itu, jika Anda membutuhkan pinjaman modal antara 100 juta sampai dengan 1 miliar rupiah, Anda bisa memanfaatkan fitur Gadai Bisnis dari Pegadaian. Anda hanya cukup membawa barang jaminan berupa emas perhiasan, emas batangan, atau emas lantakan dan membayar biaya administrasi sebesar 100 ribu rupiah. Kemudian, pihak Pegadaian akan memberikan taksiran sampai dengan 86,5% dari barang jaminan. Pinjaman pun dapat diperpanjang berkali-kali.

Tidak begitu sulit untuk membuka bisnis di luar negeri. Persiapkan diri Anda sebaik mungkin untuk menghadapi persaingan global yang semakin menggairahkan dalam mengembangkan bisnis.

Membuka bisnis di luar negeri tentunya dibutuhkan strategi yang tepat agar tidak salah langkah dalam menjalankannya

Download Free Ebook “Serba Serbi Bisnis” di Sini!