Bagikan:

Tidak lama lagi, umat Islam akan memperingati Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada 10 Dzulhijjah 1438 H atau 1 September 2017. Hari raya ini menjadi momen tradisi kurban dilaksanakan sebagai bentuk ibadah kepada Sang Pencipta dengan makna besar yang terkandung di dalamnya. Selain sebagi bentuk rasa taqwa, Idul Adha juga menjadi momen berbagi melalui sedekah kepada sesama. Pada Hari Raya ini, banyak keberkahan yang didapat. Tidak hanya orang-orang yang mendapatkan daging kurban, tapi juga penjual hewan kurban itu sendiri. Kebutuhan akan hewan kurban pada momen ini cenderung meningkat dan dengan harga jual yang juga meningkat setiap tahunnya. Oleh karena itu, momen menjelang Idul Adha banyak dimanfaatkan oleh sebagian orang untuk berbisnis hewan kurban.

Sukses Berbisnis Hewan Kurban

Bagi Anda yang berniat untuk berbisnis hewan kurban, inilah waktu yang tepat. Pasalnya, hewan kurban banyak dicari oleh mereka yang ingin berkurban. Bisa dikatakan bisnis musiman ini merupakan momen yang sangat tepat dan tentunya menguntungkan. Namun, untuk bisa sukses menjalani bisnis musiman ini, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan. Berikut ini merupakan 5 langkah sukses bisnis hewan kurban yang harus Anda ketahui:

1. Persiapkan Modal

Modal merupakan hal yang paling utama ketika ingin membangun sebuah usaha. Pastikan Anda sudah menyiapkan modal awal untuk berbisnis hewan kurban ini. Apakah Anda akan menjual hewan kambing, sapi, atau keduanya. Jika Anda menjual kedua jenis hewan tersebut, tentu dana yang Anda butuhkan juga banyak. Namun Anda juga harus tahu bahwa jika ingin berbisnis hewan kurban, bukan berarti Anda hanya membeli hewannya saja. Lebih dari itu, Anda juga harus mempersiapkan dana lainnya seperti tempat penyimpanan hewan, makanan dan perawatannya agar hewan tetap sehat, serta karyawan yang dipekerjakan untuk menjaga atau merawat hewan kurban tersebut.

Baca juga  Keuntungan Bisnis Boneka Ternyata Luar Biasa

2. Kondisi Hewan Kurban

Untuk menjual hewan kurban, Anda harus memperhatikan kondisi dari hewan tersebut. Pastikan hewan yang Anda beli tidak mengalami gangguan kesehatan atau cacat, seperti buta, telinga dan ekor hewan yang sobek, hewan yang gila, kehilangan gigi, tidak bertanduk atau tanduknya patah, dan memiliki badan yang sangat kurus. Pastikan hewan kurban yang Anda jual memiliki tubuh yang gemuk, berdaging banyak, dan fisik yang sempurna. Anda juga harus tahu bahwa usia hewan yang boleh dikurbankan. Untuk hewan kambing pastikan telah berusia 1 tahun dan sapi yang telah berusia 2 tahun.

3. Memilih Hewan Kurban

Untuk menjual hewan kurban, akan lebih baik jika Anda membelinya di peternakan langsung. Selain karena harganya yang lebih murah dibandingkan di tengkulak, keuntungan yang Anda dapat jauh lebih besar. Peternakan biasanya berada di luar kota sehingga kesehatannya lebih bagus dibanding yang dipelihara di perkotaan. Jika Anda terpaksa membelinya pada tengkulak, pastikan tengkulak tersebut terpercaya karena tak jarang tengkulak yang membohongi pelanggannya dengan memberikan hewan yang kondisi kesehatannya kurang baik.

4. Tempat Penjualan

Pemilihan tempat yang tepat sangat mempengaruhi kesuksesan usaha hewan kurban. Anda bisa memilih tempat yang strategis, seperti di pinggir jalan yang banyak dilalui oleh kendaraan sehingga banyak mendapat perhatian. Anda juga harus memperhatikan bahwa tempat penjualan hewan tidak berdekatan dengan rumah makan, restoran, ataupun usaha makanan lain karena hal ini bisa mengganggu mereka dan pelanggannya.

5. Promosi

Untuk promosi, Anda bisa menggunakan sistem jemput bola dengan bertanya dan mencari informasi pada siapa pun yang membutuhkan hewan kurban. Anda juga bisa menggunakan sistem bola salju dengan mempromosikannya kepada orang-orang terdekat Anda, seperti keluarga dan rekan kerja yang kemudian mereka promosikan kembali ke orang-orang terdekatnya. Mengingat teknologi yang semakin canggih, Anda juga bisa memanfaatkan media online sebagai medium penjualan. Anda bisa melakukan promosi di media sosial seperti Facebook dan Instagram maupun situs jual beli yang banyak tersedia saat ini.

Baca juga  Tips Menjalankan Bisnis UKM Kreatif

Anda mungkin tertarik dengan bisnis hewan kurban ini, di satu sisi, bisnis ini merupakan bisnis musiman, namun keuntungan yang didapatkan bisa mencapai puluhan juta rupiah. Di sisi lain, Anda juga perlu memikirkan modal yang tidak sedikit. Harga jual hewan kurban memang relatif mahal. Begitupun dengan modal yang dibutuhkan untuk memulai usaha ini.

Bagi Anda yang ingin mengembangkan bisnis hewan kurban, agar mendapatkan profit yang lebih besar dari sebelumnya, atau Anda sebagai pemula yang ingin terjun ke dalam bisnis ini namun Anda tidak memiliki dana yang cukup. Anda bisa mengajukan pinjaman untuk modal usaha Anda melalui Pegadaian. Berbagai produk yang ditawarkan Pegadaian di antaranya:

Gadai Bisnis

Mendapatkan modal untuk dana usaha tidak lagi sulit dengan hadirnya produk Gadai Bisnis dari Pegadaian. Produk ini memberikan peluang bagi Anda untuk membangun usaha dengan proses yang mudah, cepat, dan aman. Anda bisa mendapatkan pinjaman mulai dari Rp. 100.000.000,- hingga lebih dari Rp. 1 milyar dari gadai bisnis ini dengan barang jaminan emas perhiasan maupun batangan.

Kreasi

Bagi Anda yang ingin mengembangkan bisnis hewan kurban namun terkendala oleh modal, Anda bisa mengajukan pinjaman ke Pegadaian lewat produk Kreasi. Jika Anda tidak memiliki emas atau barang berharga lainnya untuk didagaikan, Anda tidak perlu khawatir karena produk Kreasi memberikan pinjaman bagi Anda dengan hanya menggunakan BPKB kendaraan bermotor sebagai jaminannya. Melalui Kreasi, Anda bisa mendapatkan pinjaman mulai dari Rp. 1.000.000,- hingga Rp. 200.000.000,- dengan jangka waktu pinjaman yang bisa disesuaikan dengan kemampuan Anda, yaitu 12, 18, 24, dan 36 bulan.

Hari Raya Idul Adha atau yang biasa dikenal dengan Lebaran Haji merupakan momen yang juga pas bagi Anda yang ingin pergi ke Tanah Suci. Pegadaian memberikan kemudahan bagi Anda yang ingin pergi haji melalui produk ARRUM Haji dengan menggunakan emas sebagai agunannya. Emas setara Logam Mulia 15 gram yang menjadi jaminan ARRUM Haji dapat menjadi aset yang meringankan guna pelunasan pembayaran haji pada saat waktu panggilan ke Tanah Suci tiba.

Baca juga  4 Syarat Mendirikan Usaha Kecil Mikro (UKM) yang Wajib Anda Ketahui

Demikianlah 5 langkah sukses bisnis hewan kurban, jangan ragu juga untuk memulai bisnis ini karena Pegadaian memudahkan Anda untuk mewujudkannya dengan beberapa produk yang ditawarkan. Selamat berbisnis!