Bagikan:

Dari sekian banyak jenis usaha, kuliner tetap menjadi ladang bisnis yang menjanjikan. Tak mengherankan, sebab makanan tak hanya dapat dipandang sebagai pemuas rasa lapar. Makanan dan minuman kini telah bertransformasi menjadi bentuk seni yang mampu memuaskan perut, lidah, sekaligus perasaan para penikmatnya. Virginia Woolf bahkan sampai berkata,

Seseorang tidak dapat berpikir dengan baik, mencintai dengan baik, dan tidur dengan nyenyak jika belum makan dengan baik.

Setiap tahunnya selalu muncul berbagai jenis kreasi kuliner yang unik dan digemari masyarakat. Di era digital seperti saat ini, tolak ukur kesuksesan sebuah usaha kuliner dapat dilihat dari seberapa populer makanan tersebut di media sosial. Di tahun 2017 saja ada berbagai jenis kuliner yang sudah sering wara-wiri di feed media sosial. Lantas, jenis usaha kuliner apa saja sih yang paling laku di tahun 2018? Simak ulasannya berikut ini.

  1. Banana Nugget, Usaha Kuliner dengan Modal Relatif Kecil

Potret banana nugget mungkin sudah sering wira-wiri di feed media sosial Anda. Ya, kudapan manis ini memang menjadi salah satu jenis usaha kuliner yang paling menggoda di tahun 2017 kemarin. Saking populernya, Kaesang Pangarep, putra Presiden Joko Widodo pun tertarik untuk terjun ke bisnis ini dengan mendirikan gerai banana nugget bernama Sang Pisang.

Memang, apa sih yang bikin banyak orang tergila-gila dengan kuliner satu ini? Banana nugget bukan sekadar pisang goreng yang dilapisi tepung roti. Kudapan legit satu ini punya banyak aneka varian rasa seperti cokelat, green tea, keju, nutella, tiramisu, dan oreo yang bikin penggemarnya ketagihan.

  1. Martabak, Usaha Kuliner yang Tak Lekang oleh Zaman

Dari dulu hingga sekarang, martabak selalu menjadi kudapan favorit masyarakat Indonesia. Varian martabak pun kini menyesuaikan tren dan minat masyarakat modern. Jika dulu kita hanya mengenal dua jenis martabak yakni martabak manis dan martabak sayur, sekarang ada berbagai varian rasa martabak yang dapat kita nikmati.

Baca juga  Peluang Bisnis Oleh-Oleh Khas Daerah

Meses dan keju dalam martabak manis kini sudah diganti dengan varian topping kekinian seperti green tea, tiramisu, red velvet, nutella, hingga rasa permen karet. Evolusi martabak tak hanya berkutat pada varian rasanya. Martabak kini tak hanya dikenal sebagai jajanan khas kaki lima. Kudapan legit ini pun dapat Anda nikmati di kafe-kafe kenamaan.

  1. Sate Taichan, Sate Polos yang Bikin Banyak Orang Ketagihan

Sate taichan juga menjadi salah satu usaha kuliner yang paling booming di tahun 2017 kemarin. Dari restoran ternama hingga kedai kaki lima semuanya berbondong-bondong memperkenalkan kuliner satu ini. Sate taichan sendiri pada dasarnya merupakan kuliner yang terdiri dari potongan daging berbalut bumbu khas taichan yang terbuat dari garam dan perasan jeruk nipis yang dihidangkan dengan sambal.

Sedapnya sate taichan telah berevolusi menjadi salah satu jenis usaha kuliner yang menjanjikan. Salah satu gerai sate taichan yang populer di Jakarta, Sate Taichan Kemang, bahkan dapat meraup laba bersih minimal Rp 3.000.000 setiap harinya.

  1. Aneka Olahan Ayam

Kuliner berbahan dasar ayam pun kini kian banyak jenis dan varian rasanya. Salah satu kuliner berbahan ayam yang sedang populer saat ini adalah ayam geprek. Ayam goreng pipih dengan balutan sambal yang menggugah selera ini dapat ditemukan dengan mudah di berbagai daerah di Indonesia. Kepopuleran ayam geprek pun banyak menggugah minat masyarakat untuk menjadikan kuliner satu ini sebagai ladang bisnis yang menjanjikan. Selain ayam geprek, camilan ayam belakangan juga banyak digemari masyarakat. Camilan dada ayam yang dipotong dadu dan dilengkapi dengan aneka bumbu pedas banyak ditemukan di gerai pusat perbelanjaan.

  1. Aneka Minuman Kekinian

Thai tea merupakan salah satu jenis minuman ringan yang sudah lama diminati masyarakat. Perpaduan susu kental manis, teh, dan aneka varian rasa lainnya mampu melepas dahaga di tengah teriknya cuaca siang hari. Tak hanya thai tea, jus mangga yang dipadukan dengan yoghurt dan potongan mangga pun menjadi minuman kekinian yang segar dan sehat. Selain rasanya yang segar dan manis, aneka minuman kekinian tersebut juga dibanderol dengan harga relatif terjangkau, yakni mulai Rp 20.000.

Baca juga  6 Tips Sukses Memulai Usaha Franchise Bagi Pemula

Kreativitas menjadi modal utama untuk mencapai kesukesan dalam berbisnis, tak terkecuali dalam usaha kuliner. Akan tetapi, kreativitas bisa jalan di tempat jika tidak ada modal usaha yang cukup. Untuk itu, perlu bagi pengusaha atau pegiat UMKM untuk menyuntikkan modal tambahan demi usaha yang berjalan dengan baik. Salah satunya dengan mengajukan pembiayaan Kreasi di Pegadaian yang dikhususkan bagi para pemilik usaha. Di sini, para pemilik usaha bisa mengajukan pinjaman mulai dari 1 juta sampai dengan 200 juta rupiah dengan jaminan surat BPKB kendaraan bermotor. Prosedur kredit yang cepat dan bunga yang murah ini memiliki angsuran tetap per bulan yang semakin memudahkan pegiat UMKM mengembangkan usahanya. Dengan kecakapan mengolah makanan dan minuman, kelihaian dalam mengamati tren, serta memiliki modal yang cukup, Anda tidak akan kehabisan ide dalam berinovasi di bidang kuliner. Semoga bermanfaat!