Bagikan:

Keraguan untuk memulai sebuah bisnis merupakan hal lazim yang dialami hampir setiap orang. Bahkan untuk memilih ide bisnis sampingan saja, banyak orang yang berpikir puluhan kali. Mungkin justru di sinilah masalahnya. Terlalu banyak berpikir malah membuat Anda lupa dan mengabaikan ide-ide usaha yang tidak ada matinya.

Menyibukkan diri memikirkan ide bisnis terbaik memang tidak dilarang. Namun apabila aktivitas menyibukkan diri ini tidak produktif, buat apa juga dipikir-pikir melulu?

Situasinya bisa berbeda jika Anda menyibukkan diri sambil memikirkan rencana-rencana yang akan dilakukan untuk memulai langkah bisnis pertama. Ini jelas jauh lebih produktif karena lebih terukur dari sisi pencapaian. Sesederhana to-do list yang biasa Anda buat ketika akan berwisata, menindaklanjuti perencanaan bisnis juga harus dilakukan dengan cermat dan disiplin.

Menindaklanjuti ide usaha yang tidak ada matinya sama juga dengan menjalankan ide-ide menjanjikan yang mampu bertahan dalam hitungan tahun, bahkan dekade. Usaha-usaha yang tidak ada matinya ini biasanya dapat dikenali dari jenis pelayanan atau produknya yang mudah menarik konsumen/pelanggan.

Menemukan pelayanan atau produk yang mudah menarik konsumen/pelanggan sebenarnya tidak sulit. Jika Anda ada waktu untuk berkeliling mal selama 2 jam saja, Anda pasti akan menyadari banyaknya ide-ide usaha yang menjanjikan. Ketika terjebak macet atau menunggu antrean masuk tempat wisata, kesempatan yang sama juga bisa Anda dapatkan.

Bisa dikatakan bahwa menemukan ide usaha yang tidak ada matinya hanya perlu mengasah sedikit kepekaan saja. Charlie Munger, seorang pebisnis, filantropis, dan Ketua Daily Journal Corporation secara gamblang mengatakan,

Take a simple idea and take it seriously.

Jadi, daripada berpikir terlalu serius untuk menemukan ide usaha yang tidak ada matinya, lebih baik Anda ambil satu ide sederhana lalu fokuskan perencanaan yang matang untuk mewujudkannya. Misalnya 5 ide usaha berikut ini.

Baca juga  5 Perilaku Konsumen Saat Ingin Membeli Barang Kesukaannya

1. Jasa Boga (Catering)

Sebagai kebutuhan utama manusia, usaha di bidang kuliner merupakan yang paling menjanjikan dan tidak ada matinya. Dari berbagai jenis bisnis kuliner, pelayanan jasa boga juga menjadi salah satu yang paling diminati konsumen. Jika kebetulan Anda punya keahlian memasak, modal berbisnis jasa boga bisa jadi sangat hemat. Bisnis ini juga bisa dilakukan di rumah dengan mengandalkan pemasaran online lewat Facebook atau Instagram.

2. Jasa Penatu (Laundry)

Meningkatnya spesialisasi kerja di bidang urusan rumah tangga, membuat jasa penatu menjadi pilihan terbaik untuk mengisi kekosongan asisten rumah tangga di beberapa rumah. Apabila promosi dilakukan secara efektif ke kawasan indekos dan apartemen, bisnis laundry Anda sudah pasti menghasilkan pelanggan tetap. Agar mampu bertahan lama, berikan juga semacam loyalty program berbentuk diskon kupon untuk penggunaan jasa dalam jumlah tertentu kepada pelanggan.

3. Konfeksi

Masih berhubungan dengan salah satu kebutuhan penting manusia, usaha konfeksi juga tidak ada matinya. Anda bisa memanfaatkan momentum Lebaran untuk menawarkan paket busana muslim kepada target konsumen. Musim liburan sekolah juga bisa menjadi alternatif apabila konfeksi Anda khusus menyediakan seragam sekolah. Pemasaran konfeksi bisa dimulai dengan memberikan harga khusus kepada HRD perusahaan yang mewajibkan pekerjanya berseragam.

4. Properti

Bergeser pada kebutuhan primer manusia lainnya, ide usaha properti di sini tidak hanya terbatas pada hunian konvensional seperti rumah saja. Properti juga mencakup penyewaan unit apartemen, ruko, serta tanah dan bangunan lain. Untuk menjalankan usaha properti sebaiknya Anda memperdalam lagi kajian-kajian hukum, terutama tentang legalisasi bangunan dan dokumen-dokumen administratif yang dibutuhkan. Perbarui juga informasi Rencana Tata Ruang dan Tata Wilayah (RTRW) agar nilai properti Anda lebih terukur selama waktu tertentu.

Baca juga  5 Pantangan Investasi Menurut Warren Buffet

5. Agen Perjalanan (Travel Agent)

Kalau Anda suka berlibur dan memiliki destinasi-destinasi wisata favorit, jadikan saja pengalaman tersebut sebagai modal menjadi tour guide. Nantinya Anda bisa bermitra dengan guide lokal, serta membangun jaringan usaha dengan rental mobil, sepeda, maupun sepeda motor. Rencanakanlah dengan cermat tahap pengembangan usaha perjalanan Anda, agar kelak bisa melebarkan sayap ke sektor dokumentasi (publishing) atau penginapan.

Menemukan ide usaha yang tidak ada matinya tidak selalu melibatkan cara yang rumit dan pikiran yang berliku. Mulailah dari hal-hal di sekitar Anda, di dekat lingkungan Anda beraktivitas. Begitu pula dengan modal bisnis, bisa dimulai dengan barang-barang yang ada di sekitar kita. Siapa sangka kalau barang elektronik, laptop, dan handphone bisa dijadikan sebagai modal awal untuk memulai bisnis. Karena Anda bisa menjadikan ragam barang tersebut sebagai barang jaminan dengan mendapatkan pinjaman lewat cara gadai. Melalui produk Kredit Cepat dan Aman (KCA) Anda bisa mengajukan pinjaman ke Pegadaian dengan cara yang mudah, cepat, dan aman. Selain itu, uang pinjaman pun bisa diperoleh dengan cara tunai maupun non tunai. Karena semakin dekat dengan keseharian Anda, kelak usaha Anda akan semakin bermanfaat juga bagi masyarakat luas. Semoga sukses!