Bagikan:

Harga kebutuhan hidup terus mengalami kenaikan setiap tahunnya, baik itu kebutuhan pokok atau kebutuhan lainnya. Jika kita tinggal di kota-kota besar seperti Jakarta dan Surabaya, biaya hidup yang semakin mahal akan sangat terasa. Kebutuhan yang semakin banyak dengan harga yang kian melambung menuntut siapa pun untuk selalu bekerja keras agar bisa memenuhi segala kebutuhannya.

Jika sudah demikian, kemampuan mengatur keuangan sangat diperlukan karena jika tidak mampu mengaturnya dengan baik, maka berapa pun penghasilan yang didapat tidak akan pernah cukup. Sebaliknya jika kita pandai mengatur keuangan, pasti semuanya akan berjalan dengan baik.

Umumnya, cara mengatur keuangan merupakan perkara kita pandai dalam menggunakan penghasilan yang didapat dan mengubah semua kebiasaan yang mengarah pada pemborosan. Dengan mengatur keuangan, berarti kita berlatih untuk lebih tertib dan teratur karena segala kebutuhan dan keinginan selalu terencana dengan baik dan detail.

Cara Mengatur Uang Gaji 2 Juta

Gaji 2 juta memang tergolong kecil, apalagi jika hidup di Ibu Kota. Untuk biaya pokok memang mencukupi, tapi mungkin Anda sulit untuk menabung dan mempersiapkan dana darurat dengan gaji 2 juta. Tapi, dengan kemampuan mengatur keuangan yang baik, kebutuhan Anda akan terpenuhi. Anda juga bisa memiliki tabungan untuk masa depan. Berikut ini cara mengatur uang dengan gaji 2 juta:

1. Memiliki Dua Rekening Tabungan

Memiliki dua rekening tabungan penting, karena dengan begitu memudahkan Anda untuk memilah uang yang akan dipakai untuk kebutuhan sehari-hari dan uang yang akan ditabung. Memiliki dua tabungan juga bisa memotivasi Anda untuk mengisi tabungan tersebut. Tentunya, Anda harus memiliki dua rekening di bank yang berbeda. Untuk rekening uang tabungan, sebaiknya Anda pilih yang tidak ada potongan administrasi dan ATM-nya.

Baca juga  Bagaimana Cara Gadai HP di Pegadaian? KCA Jawabannya!

2. Tentukan Target Menabung Per bulan

Menentukan target menabung ini juga bisa memotivasi Anda untuk selalu menabung. Dengan gaji 2 juta per bulan, Anda bisa menyisihkan 20%-40% dari gaji yang Anda dapatkan. Dari gaji senilai 2 juta ini, jika Anda menyisihkan 20% untuk menabung, maka dalam sebulan Anda harus menyisihkan minimal Rp 400.000 untuk ditabung.

3. Kumpulkan Uang Receh

Biasanya ketika mendapat uang receh kita biarkan begitu saja. Mulai sekarang jangan sepelekan uang receh. Uang receh sisa kembalian belanja bisa Anda kumpulkan ke dalam celengan. Ketika celengan sudah penuh, Anda bisa membongkarnya dan menukarkan uang receh tersebut ke supermarket atau ke bank. Biasanya, supermarket membutuhkan banyak uang receh untuk uang kembalian. Nah, uang yang sudah ditukarkan ini bisa Anda gunakan untuk membeli kebutuhan sehari-hari atau untuk ditabung.

 4. Menabung Emas

Gaji 2 juta dan memiliki investasi bukan lagi sekedar mimpi. Seperti diketahui emas merupakan barang berharga yang nilainya terus naik dan tahan terhadap laju inflasi sehingga resiko penurunan harganya minim. Menabung emas bisa menjadi pilihan Anda karena dengan cara ini Anda bisa menyetorkan uang dalam jumlah tertentu yang kemudian uang tersebut akan dikonversikan ke dalam bentuk gram emas.

Salah satu lembaga yang menyediakan layanan menabung emas adalah Pegadaian lewat produk Tabungan Emas Pegadaian. Dengan uang mulai dari Rp 5.000-an, Anda sudah bisa menabung emas batangan yang setara dengan 0.01 gram. Syarat untuk bisa menabung emas di Pegadaian pun cukup mudah, yaitu menyerahkan fotokopi kartu identitas resmi berupa KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku. Investasi emas pun mudah dicairkan, jadi ketika Anda membutuhkan dana darurat, Anda bisa mencairkan ke dalam bentuk uang dengan mudah dan cepat.

Baca juga  Bisakah Gadai Sertifikat Rumah di Pegadaian?

 5. Ikut Arisan

Arisan bisa menjadi pertimbangan Anda, karena selain mempererat silaturahmi, Anda juga bisa menabung sekaligus. Dengan mengikuti arisan per bulan, mau tidak mau Anda harus menyisihkan uang untuk membayar arisan. Cara ini cocok bagi Anda yang sulit menyisihkan uang penghasilan untuk menabung. Untuk mengikuti arisan, pilih yang iuran per bulannya terjangkau bagi Anda.

Anda juga bisa mengajak teman arisan Anda untuk berinvestasi bersama melalui prouk Mulia Arisan dari Pegadaian. Mulia Arisan merupakan investasi emas dengan pembelian yang dibayarkan secara kredit dengan pembagian modal antara beberapa orang dengan jumlah anggota minimal 6 orang. Ada pun pilihan investasi emas pada produk ini sama seperti mulia tunai yang dimulai dari berat 1 gram hingga 1 kilogram dengan pembayaran uang muka mulai dari 10%. Cukup dengan menyerahkan identitas masing-masing anggota, Anda sudah bisa mengikuti Mulia Arisan.

Cara Mengatur Uang Agar Tidak Boros

Terkadang kita sulit untuk mengendalikan pengeluaran atau boros dalam berbelanja. Boros merupakan kebiasaan yang terbentuk tanpa kita sadari, yang awalnya sekali-sekali tapi berujung berkali-kali. Sifat boros sudah pasti harus dihindari agar Anda tidak dirundung masalah keuangan. Di bawah ini merupakan bagaimana cara mengatur uang agar tidak boros:

1. Buat Anggaran Pribadi

Mencatat semua anggaran pribadi berarti Anda membuat perencanaan keuangan selama satu bulan. Rencana keuangan ini perlu Anda miliki karena dengan ini bisa membantu Anda dalam mengetahui anggaran yang dibutuhkan. Buat anggaran belanja dan tetapkan untuk kebutuhan pokok atau kebutuhan yang lebih utama terlebih dahulu. Anda bisa menetapkan kebutuhan hidup sekitar 50% sampai dengan 60% dari pendapatan Anda. Dengan membuat anggaran, Anda bisa mengetahui total anggaran untuk kebutuhan hidup yang harus dikeluarkan. Setelah itu Anda bisa menyisihkan menjadi beberapa bagian/kelompok untuk setiap kebutuhan pokok yang harus dipenuhi selama satu bulan ke depan.

Baca juga  Bisakah Pinjam Uang di Pegadaian Tanpa Jaminan?

2. Catat Setiap Pengeluaran

Catat semua pengeluaran untuk mengetahui kemana saja uang Anda dihabiskan. Apabila ada suatu pengeluaran yang terlalu boros, pengeluaran Anda bisa diminimalisir supaya menjadi hemat dan bisa dialokasikan ke yang lainnya.

3. Ubah Kebiasaan

Jajanan di luar rumah dan baju-baju diskon memang menggiurkan dan membuat kita lapar mata, yang seringkali berakhir pada penyesalan ketika dompet sudah menipis. Padahal, apa yang Anda beli hanya keinginan semata bukan kebutuhan. Cobalah untuk mengubah kebiasaan ini, dengan menjadwalkan kapan Anda harus belanja baju atau makan di luar. Anda juga bisa membawa bekal makan siang ke kantor untuk meminimalkan pengeluaran.

Mengatur keuangan sangat diperlukan setiap bulannya agar dana yang Anda miliki mencukupi semua kebutuhan Anda. Bijaklah dalam menggunakan uang Anda agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diharapkan. Tentunya, sifat boros perlu dihindari karena jika keuangan Anda tidak mencukupi selama sebulan Anda bisa terjebak ke dalam hutang yang membuat hidup Anda tidak tenang. Jadi, bijaksana dalam mengatur keuangan, ya!