Bagikan:

Dahulu, banyak orang beranggapan bahwa investasi hanya bisa dilakukan dalam bentuk saham dan oleh orang-orang tertentu saja, yaitu mereka yang memiliki pendapatan di atas rata-rata. Seiring berjalannya waktu, kekeliruan itu nampaknya kian pudar. Saat ini, investasi sepertinya sudah menjadi bagian dari gaya hidup seseorang, bukan karena mengikuti tren semata, tetapi karena tawaran keuntungan yang akan diperoleh di kemudian hari.

Biaya pendidikan anak, biaya hidup ketika pensiun, dana darurat, atau bahkan beragam impian di masa depan merupakan hal yang sudah seharusnya Anda pikirkan. Biaya pendidikan hari ini dengan tahun depan saja sudah berbeda, bagaimana dengan beberapa tahun ke depan? Pastinya biaya yang dikeluarkan tidak sedikit. Maka dari itu, investasi menjadi penyelamat bagi Anda untuk menjawab kebutuhan di masa depan.

Investasi juga bukan perkara tentang banyaknya modal untuk memulainya. Siapa pun kita tanpa memandang kelas sosial di mana kita berada, tetap bisa melakukan investasi. Investasi yang ditawarkan juga bukan sekedar saham saja. Saat ini, ada banyak jenis investasi yang ditawarkan beserta keuntungan dan kerugiannya. Anda juga bisa memilih untuk melakukan investasi jangka panjang maupun pendek.

Bagi Anda yang tertarik untuk memulai investasi, berikut ini merupakan 5 investasi terbaik untuk pemula yang bisa Anda pertimbangkan: 

  1. Reksadana

Reksadana adalah wadah dan pola pengelolaan bagi sekumpulan investor untuk berinvestasi dalam instrumen-instrumen investasi yang tersedia di pasar dengan membeli unit penyertaan reksadana.

Dana yang Anda investasikan ini kemudian akan dikelola oleh seorang Manajer Investasi ke dalam portofolio investasi, baik berupa saham, obligsi, pasar uang dan lainnya. Di reksadana ini, Anda hanya perlu menentukan jenis reksadana yang akan dibeli, dan tidak perlu pusing untuk memikirkan saham atau bahkan obligasi apa yang akan Anda beli, karena manajer investasi Anda lah yang akan mengelolanya.

“Berapa banyak modal yang dibutuhkan untuk memulai reksadana?”

Tidak perlu khawatir mengenai besaran rupiah yang harus Anda keluarkan untuk memulai investasi ini, karena mulai dari Rp 100.000 Anda sudah bisa melakukan investasi reksadana. 

  1. Deposito
Baca juga  Hati-Hati, Ini 4 Tanda Anda Mengalami Masalah Keuangan

Deposito sebagai jasa tabungan yang ditawarkan kepada masyarakat merupakan produk penyimpanan uang di bank dengan sistem penyetoran yang penarikannya hanya bisa dilakukan setelah melewati waktu tertentu.

Biasanya deposito mempunyai jatuh tempo selama 1, 3, 6 atau 12 bulan. Setelah periode deposito berakhir, maka uang dapat diambil. Jika deposito dicairkan sebelum jatuh tempo, maka akan kena penalti sesuai dengan kebijakan bank yang bersangkutan. Deposito juga memiliki bunga yang lebih tinggi dibandingkan dengan tabungan biasa. Bunga ini dapat diambil setelah tanggal jatuh tempo atau Anda masukkan lagi ke pokok deposito untuk didepositkan lagi di periode berikutnya. 

  1. Properti

Jika Anda memiliki uang lebih, Anda bisa memilih investasi properti. Investasi properti sekarang ini merupakan salah satu instrumen investasi yang banyak dipilih untuk menjaga kestabilan keuangan.

Anda bisa membeli rumah, membeli unit apartemen dan kemudian disewakan, atau mambangun rumah kontrakan. Dengan melakukan investasi properti ini, Anda akan mudah mendapatkan uang tanpa bersusah payah bekerja. Walau demikian, Anda juga harus cermat ya sebelum memutuskan untuk memilih investasi ini. Pemilihan lokasi, sampel rumah dan yang lainnya harus direncanakan dengan matang. 

  1. Benda koleksi

Jika investasi sebelumnya Anda rasa berat, mengapa tidak Anda manfaatkan benda koleksi yang Anda miliki?

Ya, investasi saat ini memang bukan sekedar saham, properti, dan lainnya yang kita kenal saat ini, tetapi sudah merambah ke dalam bentuk lainnya, salah satunya barang koleksian Anda.

 “Benda/barang apa saja yang bisa diinvestasikan?”

Koleksi yang Anda miliki bisa saja menghasilkan keuntungan yang cukup besar terlebih jika yang Anda miliki adalah benda-benda antik yang saat ini mulai susah dicari, seperti lukisan, piringan hitam dan lainnya.

Baca juga  5 Tips Menabung untuk Jadi Kaya di Masa Depan

Benda lain yang juga memiliki nilai tinggi yaitu action figure. Barang-barang yang biasanya dikoleksi oleh kaum pria ini merupakan menunjukkan betapa mereka mencintai acara TV, buku, maupun komik tertentu.

Hot Wheels juga tak kalah menyenangkan baik bagi anak kecil maupun dewasa. Bahkan, kolektor ini juga memiliki komunitas yang bisa Anda manfaatkan untuk menjual koleksimu kepada anggota lain dengan nilai yang tinggi. 

  1. Emas batangan

Investasi emas masih menjadi instrumen investasi yang banyak dipilih karena dinilai stabil di tengah fluktuasi pasar keuangan. Investasi emas ini bisa menjadi investasi jangka panjang Anda karena nilai emas yang cenderung naik, sehingga akan lebih menguntungkan. Jika suatu saat Anda membutuhkan dana pun, investasi emas ini sangat mudah dicairkan dibandingkan dengan investasi lainnya.

 Cara Investasi Emas Kecil-Kecilan

 Bagi Anda yang ingin memulai investasi, Anda tidak harus memulai dengan investasi yang besar mengingat pengalaman anda yang masih minim sebagai pemain baru. Sebagai pemula, baiknya Anda mulai dengan investasi emas kecil-kecilan. Salah satunya yaitu dengan investasi emas.

Untuk memulai investasi emas, proses yang harus Anda jalani juga sangat mudah. Ketika anda sudah memiliki sejumlah dana, anda bisa langsung belikan emas. Dengan begitu, anda sudah memiliki investasi.

Salah satu lembaga yang menyediakan wadah bagi Anda untuk berinvestasi yaitu Pegadaian. Di Pegadaian, ada berbagai macam layanan investasi emas yang bisa Anda pilih sesuai dengan kemampuan Anda. Berikut ini layanan investasi emas yang tersedia di Pegadaian:

  1. Mulia Tunai

Sebagai layanan investasi emas batangan secara tunai, Pegadaian memberikan akses yang mudah bagi para nasabahnya untuk melakukan transaksi Mulai Tunai karena tersedia di lebih dari 629 outlet Pegadaian Galeri 24. Anda bisa memulai berinvestasi sesuai dengan dana yang Anda miliki dengan tawaran emas batangan bersertifikat mulai dari 1 gr hingga 1 kg.

Baca juga  5 Cara Mengatasi Masalah Keuangan Setelah Lebaran

Syarat untuk melakukan transaksi Mulia Tunai adalah memiliki kartu identitas yang berlaku (KTP/SIM/Paspor) dan mendatangai outlet Pegadaian Galeri 24 dengan membayar nilai logam mulia yang akan dibeli. Anda juga memiliki peluang keuntungan investasi melalui Mulia Tunai dengan adanya sistem konsinyasi yang bebas biaya titipan, biaya asuransi, dan potensi margin atas barang konsinyasi yang laku dijual oleh Pegadaian setelah adanya barang pengganti. 

  1. Investasi Emas dengan Mulia Arisan dan Kolektif

Mulia Arisan dan Kolektif ini menawarkan investasi emas kepada Anda dengan sistem angsuran yang melayani investor antar kelompok atau beberapa orang dengan jumlah anggota minimal 6 orang. Untuk Mulia Arisan, syaratnya Anda wajib memiliki perangkat identitas yang berlaku untuk masing-masing anggota. Untuk uang muka, pembayaran bisa dimulai dari 10%.

Sedangkan untuk transaksi Mulia Kolektif, tiap-tiap anggota wajib menyerahkan bukti KTP atau kartu identitas lainnya yang berlaku serta menandatangai akad pembiayaan per orang dengan pembayaran yang muka yang dimulai dari 10%. Pembayaran angsuran ini dapat dilakukan secara online, melalui ATM, atau di lebih dari 4.400 outlet Pegadaian. 

  1. Tabungan Emas

Tabungan emas di sini bukanlah kegiatan menyetorkan emas untuk ditabungkan, tetapi Anda tetap menyetor dalam bentuk uang yang akan dikonversi ke dalam bentuk gram emas. Mulai dari Rp 5.000-an, Anda sudah bisa menabung emas batangan yang setara dengan 0.01 gram saat dikonversikan.

Tabungan Emas ini baru bisa Anda cairkan jika saldo Anda  telah memiliki saldo emas setara dengan berat 1 gram. Syarat untuk bisa menabung emas di Pegadaian ini cukup ringan, yaitu menyerahkan fotokopi kartu identitas resmi berupa KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku.

Demikianlah ulasan mengenai 5 investasi terbaik untuk pemula. Jadilah investor yang bijak dengan berinvestasi sesuai dengan kemampuan Anda. Selamat memulai investasi!