cara menghadapi masalah keuangan
Bagikan:
Aplikasi Sahabat Pegadaian

Sukses dalam berbisnis adalah impian semua orang yang ingin mempunyai usaha sendiri. Apa daya, dalam hidup ada saja kejadian yang tidak terduga. Meskipun sudah mengikuti beragam strategi untuk memajukan bisnis, bagaimana bila yang terjadi malah sebaliknya? Bagaimana cara menghadapi masalah keuangan saat bisnis bangkrut? Akan sanggupkah Anda bertahan dan bangkit kembali?
Daripada terus bermuram durja dan mengasihani sendiri, lebih baik Anda segera bertindak. Ini dia lima (5) cara menghadapi masalah keuangan saat bisnis bangkrut:

1.    Jangan terlalu banyak mengeluh

Memang, rasanya lebih mudah diucapkan daripada dilakukan. Siapa sih, yang tidak stres dan merasa sesak karena simpanan ludes dalam sekejap akibat bisnis bangkrut? Apalagi bila jumlahnya banyak. Namun, terlalu lama tenggelam dalam perasaan kalah dan mengeluh terus-terusan bukan cara bijak dalam menghadapi masalah. Bukannya segera bangkit, yang ada Anda malah menderita depresi akut.

2.    Berusaha berpikir positif

Oke, semuanya telah terjadi. Kita tidak bisa memutar waktu kembali. Yang bisa Anda coba lakukan sekarang adalah berusaha berpikir positif. Susah? Pastinya, tapi bukan berarti tidak mungkin. Anggap saja ini sesi time-out Anda sebelum memutuskan langkah selanjutnya. Tapi, jangan biarkan sampai berlarut-larut juga. Tentukan batas waktu ‘berduka’ akibat kegagalan berbisnis sebelum mencoba lagi.

3.    Saatnya introspeksi dan menyusun strategi baru

Setelah memberi waktu bagi diri sendiri untuk ‘berduka’, saatnya introspeksi dan mulai menyusun strategi baru. Belajarlah dari kesalahan yang lalu. Apa saja langkah Anda yang telah salah pilih? Apa yang sebaiknya dipertahankan? Jika sudah merasa mantap, saatnya menyusun strategi baru untuk membuka bisnis berikutnya. Inilah cara bijak dalam menghadapi masalah keuangan Anda.

4.    Cekatan dalam bertindak

Banyak pengusaha yang cenderung tergagap-gagap saat menghadapi kebangkrutan bisnis mereka. Untuk mengurangi efek shock dari ‘kejatuhan’ tersebut, pastikan Anda sudah punya simpanan cadangan (untuk langkah awal membuka bisnis, sebaiknya jangan menggunakan semua tabungan Anda sebagai modal awal. Untuk mengurangi efek melumpuhkan dari kebangkrutan, mungkin Anda harus ‘mengencangkan ikat pinggang’ dulu untuk sementara waktu. Cukup berbelanja yang benar-benar perlu dan bekerjalah untuk orang lain dulu. Gunakan kesempatan ini untuk kembali mengumpulkan tabungan yang semula terkuras akibat bisnis yang bangkrut.

5.    Bersikap pantang menyerah

Ingat, tidak ada yang abadi dalam hidup di dunia ini, termasuk masa kebangkrutan Anda dalam berbisnis. Namun, lagi-lagi semua ini tergantung Anda: mau maju atau diam di tempat? Sejarah telah membuktikan bahwa pengusaha yang paling sukses pun sudah pernah gagal berkali-kali. Lalu, bagaimana dengan Anda?
Tentu saja, kelima (5) cara menghadapi masalah keuangan saat bisnis bangkrut di atas tidak akan mudah dilakukan tanpa kata kunci paling utama: sabar. Dengan kesabaran, tantangan seberat apa pun pasti akan Anda hadapi dengan gagah berani.

Gadai Fleksi