Bagikan:

Saat ini, memiliki investasi dinilai sebagai langkah yang tepat untuk mempersiapkan dana di masa mendatang. Investasi sebagai bentuk penanaman modal dipandang sebagai senjata yang ampuh untuk memenuhi berbagai keperluan.

Investasi dilakukan dengan tujuan, misalnya untuk biaya pensiun, pendidikan anak, modal usaha di masa tua, ataupun biaya pernikahan. Namun, kebutuhan tersebut hanya bisa dilakukan dengan investasi jangka panjang yang membutuhkan waktu paling tidak 3 tahun untuk mendapatkan hasilnya.

Investasi jangka panjang memang menguntungkan, tapi jika Anda bertujuan untuk melakukan penanaman modal agar dapat memberikan penghasilan dengan waktu yang relatif singkat, Anda bisa melakukan investasi jangka pendek. Investasi jangka pendek ini bisa digunakan untuk menunjang kebutuhan hidup sehari-hari atau mempersiapkan dana yang tidak bisa ditunda sehingga dengan investasi jangka pendek ini Anda bisa lebih cepat menghasilkan dana.

Investasi jangka pendek ini bisa memberikan keuntungan dalam kurun waktu yang relatif singkat, bisa bulanan, mingguan, bahkan harian.

Ragam Investasi Jangka Pendek

 

  1. Deposito

Deposito sebagai jasa tabungan yang ditawarkan kepada masyarakat merupakan produk penyimpanan uang di bank dengan sistem penyetoran yang penarikannya hanya bisa dilakukan setelah melewati waktu tertentu. Biasanya deposito mempunyai jatuh tempo selama 1, 3, 6 atau 12 bulan.

Setelah periode deposito berakhir, maka uang dapat diambil. Jika deposito dicairkan sebelum jatuh tempo, maka akan kena penalti sesuai dengan kebijakan bank yang bersangkutan. Deposito juga memiliki bunga yang lebih tinggi dibandingkan dengan tabungan biasa. Bunga ini dapat diambil setelah tanggal jatuh tempo atau Anda masukkan lagi ke pokok deposito untuk didepositkan lagi di periode berikutnya.

  1. Forex Trading

Forex trading merupakan investasi dengan perdagangan mata uang asing. Investasi ini menjadi salah satu investasi jangka pendek yang bisa menghasilkan banyak keuntungan dalam waktu singkat. Akan tetapi, keuntungan yang diberikan ini juga sejalan dengan risikonya yang juga tinggi. Meskipun memiliki risiko yang tinggi, investasi ini termasuk banyak peminatnya.

Baca juga  Begini 5 Tips Mengatur Keuangan Bagi yang Baru Bekerja

Karena risikonya yang tinggi, investasi ini banyak dilakukan oleh orang-orang yang sudah berpengalaman. Tapi, jika Anda seorang pemula, tidak ada salahnya untuk mencoba investasi ini karena Anda akan mendapatkan pelatihan terlebih dahulu dari forex broker agar Anda tahu bagaimana melakukan investasi ini.

Sebagai gambaran, untuk berinvestasi dengan forex trading, Anda hanya perlu melakukan pembelian mata uang yang sedang mengalami depresiasi dan menjualnya pada saat mata uang tersebut mengalami kenaikan harga.

  1. Saham

Investasi saham menjadi salah satu jenis investasi populer dan banyak dilakukan oleh para investor. Investasi saham berarti Anda membeli kepemilikikan di suatu perusahaan. Keuntungan pada investasi ini bersifat deviden, yang mana pembagian laba diberikan berdasarkan banyaknya saham yang dimiliki.

Investasi saham memang memberikan keuntungan yang sangat besar ketika harga saham naik, namun Anda juga harus cermat bahwa risiko kehilangan modal juga bisa terjadi jika perusahaan mengalami kebangkrutan atau jika harga saham sedang turun.

Pastikan Anda mempertimbangkan dengan matang sebelum berinvestasi saham, pastikan Anda memiliki pengetahuan tentang saham yang memadai dan jeli dalam menganalisa pergerakan harga saham.

  1. Emas

Investasi emas masih menjadi instrumen investasi yang banyak dipilih karena dinilai stabil di tengah fluktuasi pasar keuangan. Investasi emas ini bisa menjadi investasi jangka panjang maupun jangka pendek.

Investasi emas dinilai menguntungkan karena tahan terhadap arus inflasi. Selain itu, investasi ini cenderung mengalami kenaikan dan risiko penurunan harganya sangat rendah.

Jika suatu saat Anda membutuhkan dana pun, investasi emas ini sangat mudah dicairkan dibandingkan dengan investasi lain. Sehingga membutuhkan dana darurat tidak lagi sulit. Keuntungan lain yang bisa Anda dapatkan dari investasi emas adalah sifatnya yang tidak tergantung terhadap kebijakan pemerintah, berbeda dengan rupiah yang tidak stabil dan sangat rentan terhadap kebijakan pemerintah. Selain itu, instrumen investasi emas juga terjamin karena setiap pembelian akan disertai dengan sertifikat yang mencakup nomor identitas, berat, kadar, dan ukuran dari emas tersebut.

Baca juga  Pilih Beli Emas atau Gadget Baru?

Jika Anda tertarik untuk melakukan investasi emas, saat ini sudah banyak lembaga yang mewadahinya, salah satunya Pegadaian. Jika Anda tertarik dan berniat untuk berinvestasi emas di Pegadaian, berikut ini layanan investasi emas yang tersedia di Pegadaian:

Mulia Tunai

Sebagai layanan investasi emas batangan secara tunai, Pegadaian memberikan akses yang mudah bagi para nasabahnya untuk melakukan transaksi Mulai Tunai karena tersedia di lebih dari 629 outlet PegadaianGaleri 24. Anda bisa memulai berinvestasi sesuai dengan dana yang Anda miliki dengan tawaran emas batangan bersertifikat mulai dari 1 gram hingga 1 kilogram.

Syarat untuk melakukan transaski Mulia Tunai adalah memiliki kartu identitas yang berlaku (KTP/SIM/Paspor) dan mendatangi outlet Pegadaian Galeri 24 dengan membayar nilai logam mulia yang akan dibeli.

Anda juga memiliki peluang keuntungan investasi melalui Mulia Tunai dengan adanya sistem konsinyasi yang bebas biaya titipan, biaya asuransi, dan potensi margin atas barang konsinyanyi yang laku dijual oleh Pegadaian setelah adanya barang pengganti.

 

 Investasi Emas dengan Mulia Arisan dan Kolektif

Mulia Arisan dan Kolektif ini menawarkan investasi emas kepada Anda dengan sistem angsuran yang melayani investor antar kelompok atau beberapa orang dengan jumlah anggota minimal 6 orang.

Untuk Mulia Arisan, syaratnya Anda wajib memiliki perangkat identitas yang berlaku untuk masing-masing anggota. Nantinya, pembayaran uang muka bisa dimulai dari 10%.

Sedangkan untuk transaksi Mulia Kolektif, tiap-tiap anggota wajib menyerahkan bukti KTP atau kartu identitas lainnya yang berlaku serta menAndatangai akad pembiayaan per orang dengan pembayaran yang muka yang dimulai dari 10%. Pembayaran angsuran dapat dilakukan secara online, melalui ATM, atau di lebih dari 4.400 outlet Pegadaian.

Baca juga  Syarat dan Jenis Pinjaman di Pegadaian

 

 Tabungan Emas

Tabungan emas di sini bukan berarti Anda menyetorkan emas untuk ditabungkan, tetapi Anda menyetor dalam bentuk uang dan uang tersebut akan dikonversi ke dalam bentuk gram emas. Mulai dari Rp 5.000-an, Anda sudah bisa menabung emas batangan yang setara dengan 0.01 gram saat dikonversikan.

Tabungan Emas baru bisa Anda cairkan jika saldonya telah memiliki saldo emas setara dengan berat 1 gram. Syarat untuk bisa menabung emas di Pegadaian ini cukup ringan, yaitu menyerahkan fotokopi kartu identitas resmi berupa KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku.

 

Investasi tidak hanya dilakukan untuk memiliki keuntungan di masa depan, tetapi juga untuk mempersiapkan dana darurat dan memenuhi kebutuhan sehari-hari yang bisa dilakukan dengan investasi jangka pendek. Sebelum Anda mulai berinvestasi, pastikan Anda cermat dalam memilih jenis investasi apa yang akan Anda jalankan.

Bekali diri Anda dengan pengetahuan yang cukup mengenai jenis-jenis investasi dan kenali juga kelebihan serta kekurangan masing-masing. Semoga bermanfaat dan selamat berinvestasi!