Bagikan:

Kecanggihan teknologi memberikan banyak kemudahan bagi para penggunanya. Di sisi lain, teknologi juga memunculkan deretan miliarder berusia muda. Untuk hal yang satu ini, CEO Facebook Mark Zuckerberg merupakan contoh paling gampang. Namun, ada pula sosok pemuda lain yang tidak kalah cemerlang dibandingkan Zuckerberg. Namanya Evan Spiegel, CEO dan pendiri Snapchat.

Snapchat dikenal sebagai aplikasi messenger yang didesain dengan cara unik. Gambar ataupun pesan yang terkirim lewat aplikasi ini hanya bisa dilihat atau dibaca dalam beberapa detik. Setelah itu, pesan atau gambar tersebut hilang dan tak bisa diakses lagi. Hasilnya pun sukses, per Mei 2017 Snapchat punya pengguna aktif per hari mencapai angka 166 juta.

Bicara tentang Evan Spiegel, ada beberapa fakta menarik yang bisa diulik dan diketahui oleh para calon pengusaha. Keberhasilannya dalam membangun Snapchat di usia yang masih belia membuat pemuda kelahiran 4 Juni 1990 ini layak menjadi sumber inspirasi. Apalagi, Spiegel punya banyak kemiripan dengan sosok Zuckerberg. Berikut beberapa fakta mengenai sosol Evan Spiegel yang menarik untuk disimak:

Gagal Dalam Berbisnis

Kegagalan dalam berbisnis menjadi pelajaran yang pernah dilalui oleh Spiegel. Pada tahun 2010, Spiegel bersama dengan pendiri Snapchat lainnya, Bobby Murphy mendirikan startup Future Freshman. Keduanya sama-sama masih berstatus mahasiswa di Universitas Stanford. Namun, startup ini akhirnya tutup pada bulan Maret 2011.

Pernah Magang Tanpa Bayaran di Red Bull

Saat usia SMA, Spiegel pernah menjalani masa magang dengan tanpa bayaran di Red Bull. Saat itu, dia ditugaskan pada bagian penjualan. Selain itu, dia juga magang di sebuah perusahaan biomedis. Berbeda dengan saat di Red Bull, di sini Spiegel memperoleh bayaran sebagai pekerja magang.

Baca juga  5 Anak Indonesia Berprestasi di Tingkat Dunia

Mahasiswa DO

Spiegel tercatat sebagai seorang mahasiswa jurusan desain produk angkatan 2008 di Universitas Stanford. Jurusan ini pun sesuai dengan minat seorang Spiegel yang memang tertarik dengan dunia seni. Namun, hal itu ternyata tidak membuatnya lulus kuliah. Bahkan, Spiegel tercatat sebagai mahasiswa dropout di tahun 2011. Padahal, dia hanya kurang 3 mata kuliah.

Sosok Miliarder Termuda Dunia

Di usianya yang berada di bawah 30 tahun, Spiegel sudah tercatat dalam deretan miliarder dunia. Bahkan, dia merupakan sosok yang paling muda. Ingin tahu jumlah kekayaannya? Menurut laporan Forbes, kekayaan Spiegel per April 2017 adalah sebanyak US$ 4,6 miliar atau setara Rp 61 triliun. Angka tersebut menjadikannya sebagai salah satu sosok miliarder termuda dunia.

Pernah Menolak Tawaran Akuisisi dari Facebook

Di balik banyak kemiripannya, siapa sangka kalau Spiegel pernah menolak tawaran akuisisi dari CEO Facebook Mark Zuckerberg pada tahun 2013. Padahal, saat itu Zuckerberg rela menggelontorkan dana mencapai US$3 miliar atau setara Rp 40 triliun. Penolakannya pun berbuah manis. Di tahun 2017, nilai Snapchat pun meningkat jauh ke angka US$28 miliar atau setara Rp 375 triliun.

Tampan, muda, dan kaya raya. Tidak heran kalau sosok Evan Spiegel menjadi sumber inspirasi bagi para pebisnis pemula. Termasuk Anda, kan?