Bagikan:

Dunia tidak kekurangan kisah pengusaha sukses, dan pengusaha wanita sukses sekaligus menginspirasi tentu lebih hebat. Anda mungkin sudah sering mendengar nama-nama seperti Oprah Winfrey, Arianna Huffington, dan Suze Orman, tetapi Indonesia juga memiliki banyak tokoh serupa. Selain menciptakan bisnis sukses, para pengusaha ini tidak lupa berbagi dengan sesama.

Saat ini, semakin banyak kaum wanita yang menjadi pengusaha sukses, terutama dengan memanfaatkan teknologi yang semakin berkembang. Selain mengembangkan bisnis, para pengusaha ini tidak lupa mengabdi pada masyarakat. Berikut lima pengusaha wanita Indonesia yang bisa Anda jadikan panutan, baik dalam bisnis maupun aktivitas sosial.

Leonika Boedioetomo

Leonika Boedioetomo adalah perancang kode, pendiri, sekaligus kepala eksekutif Reblood, sebuah perusahaan digital rintisan yang membuat aplikasi bernama sama. Reblood adalah aplikasi yang mendorong penggunanya untuk menyumbangkan darah. Aplikasi ini merupakan hasil kerja sama dengan Palang Merah Indonesia dan Institut Teknologi Sepuluh November.

Leonika terinspirasi membuat aplikasi ini setelah menyadari bahwa banyak orang di Indonesia yang terancam nyawanya saat sakit atau mengalami kecelakaan, karena kurangnya pasokan darah. Aplikasinya tidak hanya mendorong pengguna untuk mendonorkan darah, tetapi juga memberi kabar jika ada ajang donor darah di area terdekat.

Hafiza Elfira

Hafiza Elfira adalah penggagas Nalacity Foundation, sebuah gerakan yang bertujuan memberi kemandirian finansial serta keterampilan berkarya pada mantan penderita lepra serta keluarga mereka. Inisiatifnya diwujudkan lewat pembuatan Nalacity, toko daring yang menjual berbagai jilbab dan aksesori yang dibuat para mantan penderita lepra ini.

Hafiza menggunakan jejaring sosial sebagai upaya mempromosikan produk-produk Nalacity. Saat ini, Nalacity masih terus membuat berbagai kreasi kerudung yang dijual lewat toko daring, Nalacity.net.

Baca juga  Strategi Ketahanan Pangan Indonesia

Carline Darjanto

Carline Darjanto adalah pendiri Cotton Ink., sebuah merk rumah mode yang membidik kaum muda aktif. Berawal dari usaha menjual kaus, Carline berhasil mengembangkan bisnis kecil-kecilannya menjadi sebuah rumah mode, dengan produk seperti atasan, bawahan, gaun, jaket dan jas wanita, tas, dan sepatu. Desain Cotton Ink., menekankan gaya modern, unik, tetapi tetap elegan dan cocok untuk berbagai kesempatan.

Selain menawarkan pakaian dan aksesori, Cotton Ink., juga menerbitkan majalah dan membuat artikel serta proyek foto dan video untuk menginspirasi kaum muda dalam berpakaian. Hampir semua anggota tim Cotton Ink., juga adalah kaum muda serta wanita.

Helga Angelina

Helga Angelina adalah nama di balik Burgreens, gerai makanan sehat organik yang kini telah memiliki tiga cabang di Jakarta. Helga terinspirasi mendirikan Burgreens setelah mengalami banyak penyakit di masa kecil, termasuk 20 jenis alergi. Setelah belajar tentang konsep makanan organik dan manfaat vegetarianisme, Helga memutuskan untuk mengembangkannya menjadi restoran.

Burgreens menawarkan menu dengan konsep clean eating, vegetarian, dan organik, tanpa bahan pengawet atau garam dan gula berlebih. Burgreens juga memberi akses mudah bagi masyarakat yang ingin makan sehat dengan menu vegetarian seimbang, tetapi tetap bisa menikmati rasa lezat. Helga dan rekan sekaligus suaminya, Max, juga menggunakan jejaring sosial sebagai sarana promosi sekaligus edukasi untuk masyarakat tentang makanan sehat.

Sabrina Mustopo

Sabrina Mustopo adalah pendiri Krakakoa, merek cokelat premium yang menggunakan cokelat asli dari Lampung. Sabrina mendirikan Krakakoa pada tahun 2013, setelah melihat kualitas buah kakao organik di Sumatra. Krakakoa memiliki berbagai produk, mulai dari cokelat batangan, cokelat berukuran kecil-kecil (chocolate bits), minuman serbuk cokelat, dan teh kakao.

Baca juga  Kisah Inspiratif dari Sosok Elon Musk

Produk andalan Krakakoa adalah Single Origins, cokelat premium kualitas internasional yang terbuat dari buah kakao organik, dipanen dari berbagai kebun di Sumatra Barat, Sumatra Selatan, Bali, dan Kalimantan. Sabrina dan timnya menerapkan harga beli lebih tinggi dari harga minimum yang ditetapkan Fairtrade, untuk membantu meningkatkan kesejahteraan petani cokelat Indonesia.

Kunci Menjadi Pengusaha Sukses dan Inspiratif

Penulis, pembicara movitasi, dan pengacara Iyanla Vanzant memiliki prinsip,

Cara mencapai kesuksesan pribadi adalah dengan membantu orang lain mencapai kesuksesan juga.

Para pengusaha di atas mungkin memiliki cerita berbeda, tetapi ada kesamaannya. Mereka menggabungkan usaha, kreativitas, kerja sama, serta kemauan untuk membantu menyelesaikan problem di masyarakat.

Menjadi pengusaha yang baik bukan hanya soal keuntungan, tetapi juga cara berkontribusi bagi masyarakat di sekitar. Para pengusaha wanita di atas telah membuktikannya.