Bagikan:

Sang investor legendaris Warren Buffet pernah berkata,

Jika Anda tidak mencari cara untuk mendapatkan uang ketika Anda tidur, maka Anda akan bekerja sampai Anda mati.

Maka mereka yang cerdas mencari cara untuk memiliki pendapatan pasif dengan berinvestasi. Salah satunya dengan melakukan investasi emas.

Cara Investasi Emas Bagi Pemula

Jika Anda masih baru akan memulai, berikut adalah beberapa cara mudah yang bisa Anda pilih:

1. Lakukan dengan Metode Klasik

Metode investasi dengan cara membeli emas saat murah dan menjualnya saat mahal merupakan cara yang paling sering digunakan banyak orang. Cara ini cukup efektif dan menguntungkan, karena jika dilihat dari data statistik, harga emas selalu mengalami peningkatan lebih dari 10 persen setiap tahunnya.

2. Membuat Tabungan Emas

Konsep ini sebenarnya sama dengan ketika Anda menabung dalam bentuk uang. Hanya saja, konsep ini tidak mengenal inflasi. Jadi, jika Anda menabung dengan emas, tabungan Anda akan tetap utuh, bahkan cenderung meningkat. Cara mudah punya emas tentunya dengan membuka Tabungan Emas Pegadaian, yang mana memberikan layanan penjualan dan pembelian emas dengan fasilitas titipan. Para pemula yang belum terlalu paham dengan investasi emas bisa menabung dengan nominal yang kecil, mulai dari nabung 5.000-an maka bisa jadi emas. Selain itu, nasabah dapat mencarikan saldo tabungan emas mulai dari saldo setara berat 1 gram. Tabungan Emas Pegadaian juga dikelola secara profesional dan transparan sehingga bisa dijadikan pembelajaran bagi para investor muda.

3. Investasi Dijadikan Modal Usaha

Jika Anda memiliki dana, gunakan dana tersebut untuk membeli emas. Setelah itu, gadaikan emas tersebut dan gunakan dananya untuk modal awal berbisnis. Selain bisnis yang berkembang, investasi emas Anda juga semakin meningkat. Anda pun mendapat keuntungan berlipat.

Baca juga  Manfaat Perhiasan Emas yang Jarang Orang Tahu

Kesalahan yang Sering Dilakukan Pemula saat Melakukan Investasi Emas

Terkadang kita tidak sadar saat melakukan kesalahan dalam berinvestasi sehingga berujung pada kerugian. Berikut adalah beberapa kesalahan yang sering dilakukan pemula:

1. Membeli Emas Tanpa Fisiknya

Teknologi masa kini memungkinkan kita untuk berinvestasi secara online. Namun, untuk investasi emas, sebaiknya jangan pernah Anda lakukan dengan cara seperti itu karena sangat berisiko. Jika Anda sudah terlanjur melakukannya, pastikan pihak yang menyimpan emas tersebut tepercaya, aman, dan emas itu dapat Anda ambil kapan pun Anda menginginkannya.

2. Membeli Emas dalam Bentuk Perhiasan

Jika Anda berniat untuk berinvestasi, jangan membeli emas dalam bentuk perhiasan, karena akan ada komponen biaya pembuatan saat Anda membeli atau menjualnya. Sebaiknya, belilah logam mulia murni standar 99,99 persen yang diproduksi dan bersertifikat PT Aneka Tambang (Antam).

3. Membeli Emas dengan Cara Kredit atau Berhutang

Bila investasi dilakukan secara kredit atau berhutang, Anda akan terikat untuk menjual atau membelinya. Lagi pula, emas adalah investasi jangka panjang, sehingga akan sulit bagi Anda untuk membayar utang pembelian emas.

4. Membeli atau Menjual Emas di Waktu yang Tidak Tepat

Karena harga emas cenderung fluktuatif, perkirakan kapan waktu yang tepat untuk membelinya. Belilah emas saat harganya sedang murah, dan jual kembali saat harganya sedang tinggi.

5. Membeli Emas dalam Ukuran Besar

Membeli emas dalam ukuran yang besar sebenarnya lebih menguntungkan. Namun, tentunya Anda akan membutuhkan dana yang lebih besar dan untuk menjualnya pun akan lebih sulit.

Demikianlah beberapa tips bagi Anda yang baru akan memulai investasi emas. Semoga bermanfaat!