88300969_flags
Bagikan:

Sahabat Pegadaian, dunia tengah dihebohkan dengan keputusan Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa. Hasil dari referendum Kamis menunjukkan, Inggris telah menetapkan jalur pastinya dan menawarkan mundur dari upaya Eropa membentuk kesatuan sejak Perang Dunia II.

Keputusan Inggris berpisah dari Uni Eropa yang lebih dikenal dengan istilah “Brexit” telah membuat mata uang poundsterling anjlok ke level terendah dalam 31 tahun terakhir.  Hasil tersebut, mengarahkan para investor ke asset haven seperti emas dan yen yang kini naik ke level puncak baru di 2016. Emas melonjak sebanyak 8 persen ke level tertinggi dalam lebih dari dua tahun pada hari Jumat.

Logam mulia mencatat reli terbesar sejak krisis keuangan global 2008. Menelusuri safe haven lainnya, seperti obligasi, sebagai aset berisiko dibuang dari saham ke sterling. Spot emas naik 5,9 persen pada USD1,329.29 per ounce pada 0453 GMT, setelah naik setinggi USD1.358,20, level terkuat sejak Maret 2014. Emas melonjak hampir 11 persen pada 17 September 2008.

Beberapa analis mengatakan bahwa Eropa bisa berujung kembali ke resesi, menumpuk lebih banyak tekanan pada ekonomi global, dan menambah nafsu ke investasi emas. Investor berbondong-bondong ke investasi yang secara tradisional dinilai aman (safe haven) di tengah kekhawatiran atas dampak global dari keputusan Inggris untuk menarik diri dari blok 28 negara Uni Eropa, setelah pertarungan sengit dua kubu dalam pemungutan suara referendum tentang keanggotaan Inggris di Uni Eropa.

Di AS emas untuk pengiriman Agustus naik 5,9 persen menjadi USD1.337,10. Emas dalam hal sterling dan euro diperdagangkan pada level tertinggi sejak April 2013.

Di China, emas di Shanghai Futures Exchange naik lebih dari 3 persen. Volume perdagangan melonjak hampir tiga kali tingkat normal.

Baca juga  Cara Membeli Emas dengan Benar. Hati-hati Jangan Sampai Rugi!

Indeks Dow Jones Industrial Average AS yang turun 170 poin atau 0,95 persen pada pukul 17.20 GMT juga memberikan dukungan pada emas. Analis mencatat bahwa ketika ekuitas membukukan kerugian maka logam mulia biasanya naik, karena investor mencari tempat yang aman, sebaliknya ketika ekuitas AS membukukan keuntungan emas biasanya turun.

Spot perak naik 2,7 persen pada USD17,72 per ounce. Platinum naik 1,8 persen pada USD977,40 dan paladium turun 3 persen menjadi USD547.

 

 

sumber: antaranews, okezone, republika