Bagikan:

Emas merupakan alat investasi tertua di dunia. Awalnya, benda ini dijadikan instrumen pembayaran. Lambat laun, fungsinya bergeser menjadi bahan baku perhiasan, gigi, hingga alat kecantikan, namun hal itu tidak mengurangi nilainya. Nilai dan harga emas tetap stabil dan tidak terpengaruh kondisi perekonomian suatu negara, bahkan dapat dijadikan cadangan dana di masa depan tanpa mengalami penurunan kadar. Sayangnya, logam mulia ini memiliki kelemahan, yaitu harganya tak menentu. Saat membeli, mungkin Anda mendapatkan yang mahal. Belum tentu ketika menjual, Anda bisa memperoleh keuntungan besar. Persiapkanlah diri Anda, pasalnya kerap kali harga emas jatuh.

Memulai investasi dengan cara yang tepat merupakan langkah awal mencegah kerugian di masa mendatang. Salah satunya dalam mengawali investasi emas, Anda perlu menerapkan tips-tips berikut ini:

1. Mantapkan Hati untuk Berinvestasi
Sebelum memutuskan untuk menabung emas, sebaiknya mempertimbangkan secara matang. Anda harus siap dengan semua risikonya. Hindari berinvestasi hanya untuk gengsi atau mengikuti tren terkini. Investasi emas membutuhkan komitmen jangka panjang.

2. Pastikan Emasnya Sesuai Kemampuan Finansial Anda
Tidak ada pembatasan dalam membeli logam berharga ini. Anda bisa menabung dalam bentuk apa pun. Namun, tidak ada salahnya memilih emas yang mudah dijual kembali. Tujuannya agar dapat ditukarkan dengan uang ketika kondisi darurat.

3. Investasi dengan Cara Mencicil
Jika dana Anda saat ini belum mencukupi untuk membeli emas dalam jumlah besar, Anda bisa memanfaatkan investasi dengan cara cicilan Emasku di Pegadaian. Logam mulia 24 karat bisa Anda miliki dengan cara yang mudah, praktis, dan ekonomis. Selain itu, investasi emas Anda juga ditambah dengan keuntungan tambahan berupa perlindungan asuransi. Investasi kecil-kecilan ini tetap memiliki nilai yang stabil.

Baca juga  Mengapa Orang Tertarik untuk Beli Emas?

4. Cerdas Menangkap Kondisi
Anda juga perlu mengetahui secara pasti waktu yang tepat untuk membeli emas dan menjualnya kembali. Dengan cara ini, kerugian dapat diminimalkan. Jika bingung mengenai hal ini, Anda bisa bertanya pada ahlinya.

Lalu, apa yang harus dilakukan saat harga emas jatuh? Seperti yang dijelaskan sebelumnya, harga emas bisa mengalami penurunan. Bahkan, saat ekonomi stabil, harganya cenderung menurun. Kalau sudah begini, Anda harus melakukan tindakan antisipatif.

Pertama, jangan menjual emas ketika harganya jatuh. Jika memaksa, Anda pasti tidak mendapatkan kelebihan uang. Dampak yang paling parah; investasinya rugi.

Kedua, membeli emas secara bertahap. Ketika harganya turun, lakukan pembelian dalam jumlah kecil. Dengan cara ini, Anda bisa mendapatkan keuntungan bervariatif saat menjualnya kembali.

Harga emas jatuh bukan pertanda kerugian investasi. Hal ini karena kadarnya tetap. Ingatlah, bahwa tidak ada emas yang memiliki harga nol rupiah.